Soal Impor Rektor Asing, Puan: Kenapa Tak Dicoba Pemikiran yang Lebih Maju

Senin, 05 Agustus 2019 | 22:10 WIB
Soal Impor Rektor Asing, Puan: Kenapa Tak Dicoba Pemikiran yang Lebih Maju
Puan Maharani. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan rencana pemerintah merekrut rektor asing agar Perguruan Tinggi Negeri bisa masuk kelas dunia, masih dimatangkan oleh Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Mohammad Nasir.

Sebelum memutuskan kebijakan merekrut rektor asing, pemerintah kata Puan, harus melihat hal -hal yang terkait terlebih dahulu seperti konsekuensi rektor asing memimpin PTN.

"Ini sedang dimatangkan Menristekdikti. Namun tentu saja kita harus melihat hal-hal yang terkait dengan hal itu," ujar Puan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan rencana merekrut rektor asing diharapkan bisa membawa semangat membawa perguruan tinggi lebih baik lagi.

"Jadi semangatnya bagaimana universitas itu bisa lebih baik daripada sekarang. Kenapa kemudian kita tidak mencoba untuk bisa mempunyai pemikiran yang lebih maju. Namun tentu saja itu harus dilihat lagi konsekuensi dan manfaat ke depan seperti apa," ucap dia.

Puan juga belum mengetahui kapan rencana tersebut direalisasi. Terkait PTN mana yan akan dipimpin rektor asing, kata Puan, juga masih belum dibahas.

"Belum ada target. Baru hal yang masih dimatangkan. (Kampus mana) Belum juga dibahas," kata dia.

Lebih lanjut, Puan menegaskan fokus pemerintah ke depan yakni mencetak SDM yang lebih unggul, lebih berdaya dan bisa mempunyai kompetensi yang lebih baik.

"Ya, ini mau kami lihat. Yang pasti ke depan itu fokus pemerintah adalah SDM yang lebih unggul, sumber daya manusia Indonesia yang lebih berdaya dan bisa mempunyai kompetensi lebih baik. Ya bagaimana, ya menuju ke arah sana," tandasnya.

Baca Juga: Menristekdikti: Impor Rektor Asing Tapi Nasionalisme Tetap Dijaga

Sebelumnya, pemerintah disebut berencana akan mengundang rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang paling siap untuk dinaikkan rankingnya. Rencana tersebut akan dilakukan dalam rangka meningkatkan ranking perguruan tinggi di dalam negeri agar bisa mencapai 100 besar dunia.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pihaknya akan lebih dulu melakukan seleksi pada rektor luar negeri

"Kamu bisa tidak tingkatkan ranking perguruan tinggi ini menjadi 200 besar dunia. Setelah itu tercapai, berikutnya 150 besar dunia. Setelah ini 100 besar dunia. Harus seperti itu. Kita tidak bisa targetnya item per item," ujar Nasir seperti dikutip Suara.com dari laman Setkab.go.id, Rabu (31/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI