Pekanbaru Berselimut Asap, Jarang Pandang Hanya 2.000 Meter

Bangun Santoso

Selasa, 06 Agustus 2019 | 08:46 WIB
Pekanbaru Berselimut Asap, Jarang Pandang Hanya 2.000 Meter
Ilustrasi kabut asap kebakaran hutan di Riau. (Antara)

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan jarak pandang di Kota Pekanbaru hanya berkisar 2.000 meter akibat tertutup asap pekat kebakaran hutan dan lahan yang kini melanda sejumlah daerah di Riau.

"Jarak pandang pagi ini pukul 07.00 WIB dua kilometer akibat asap," kata analis BMKG Stasiun Pekanbaru Sanya Gautami di Pekanbaru, Selasa (6/8/2019).

Ia menjelaskan, selain di Pekanbaru asap dampak dari kebakaran lahan gambut yang melanda daerah berjulul "Bumi Lancang Kuning" itu sepanjang dua pekan terakhir turut menyebar ke berbagai sudut wilayah Riau.

Di Dumai dan Pelalawan misalnya, BMKG mencatat jarak pandang di wilayah itu juga cukup buruk hanya 3 kilometer. Sementara di Rengat, jarak pandang membaik dari hari sebelumnya menjadi enam kilometer.

Ia menjelaskan keberadaan asap itu tidak lepas dari temuan titik-titik panas yang terdeteksi Citra Satelit Terra dan Aqua Selasa pagi ini. Secara keseluruhan, BMKG menyatakan terdapat terpantau 152 titik panas di seluruh Sumatera. Aceh (10), Jambi (7), Sumatera Barat (2), Lampung (5), Sumatera Selatan (25), Sumatera Utara (18) dan Bangka Belitung (10).

Selanjutnya, kata dia, titik panas terbanyak justru terdeteksi di Riau yang menempati urutan pertama se Sumatera yang mencapai 75 titik. Seluruh titik panas itu menyebar di sembilan kabupaten dan kota di Riau. Bihun merincikan Rokan Hilir kembali membara pada semester kedua 2019 ini dengan total 24 titik panas.

Kemudian Pelalawan dan Indragiri Hilir masing-masing 17 dan 25 titik panas. Selanjutnya Siak (9), Kampar dan Bengkalis masing-masing tiga titik, Meranti dua dan Dumai serta Kuansing masing-masing satu titik panas.

"Dari 75 titik panas, 53 diantaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat terjadinya Karhutla dengan tingkat kepercayaan diatas 70 hingga 100 persen," kata Sanya Gautami.

Titik api menyebar di Rokan Hilir (19), Pelalawan (13), Indragiri Hilir (12), Siak (5) Bengkalis dan Kampar masing-masing dua titik panas.

baca juga

BPBD Provinsi Riau mencatat lebih dari 4.390 hektare lahan di wilayah itu terbakar sepanjang 2019 ini. Pada awal tahun, kebakaran mulai terjadi di wilayah pesisir seperti Bengkalis, Rokan Hilir, Dumai dan terus bergerak ke arah daratan termasuk Siak, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hilir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Kabut Asap, Dinkes Riau Bagikan 16.000 Masker

Antisipasi Kabut Asap, Dinkes Riau Bagikan 16.000 Masker

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 10:40 WIB

Palangkaraya Diselimuti Kabut Asap

Palangkaraya Diselimuti Kabut Asap

Foto | Sabtu, 27 Juli 2019 | 07:35 WIB

Kamis Pagi Kabut Asap Berbau Menyengat Selimuti Pekanbaru

Kamis Pagi Kabut Asap Berbau Menyengat Selimuti Pekanbaru

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 09:39 WIB

Pecatan Polisi di Riau Terindikasi Masuk Kartel Narkoba Internasional

Pecatan Polisi di Riau Terindikasi Masuk Kartel Narkoba Internasional

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 14:20 WIB

Polisi Selidiki Asal Senpi dan Granat Gembong Narkoba di Riau

Polisi Selidiki Asal Senpi dan Granat Gembong Narkoba di Riau

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 14:07 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×