Aurellia Paskibra Tangsel Meninggal, Harus Jalani Ketahanan Fisik Berat

Dythia Novianty, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 07 Agustus 2019 | 07:15 WIB
Aurellia Paskibra Tangsel Meninggal, Harus Jalani Ketahanan Fisik Berat
Pengumuman duka terkait meninggalnya Aurellia Qurrataini, siswi SMA Islam Al Azhar BSD yang juga Anggota Paskibraka Kota Tangsel. [Istimewa]

Suara.com - Faried Abdurrahman, Ayah dari mendiang Aurellia Qurrota Ain, Paskibra kota Tangerang Selatan mengungkapkan kejanggalan pada sistem pelatihan yang diterapkan oleh pihak Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Tangerang Selatan. Selama pelatihan Aurellia harus menjalani ketahanan fisik dengan berlari sambil membawa beban berat.

Hal itu diungkap Faried ketika berkomunikasi dengan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti. Saat berkomunikasi, Faried menceritakan soal jadwal pelatihan Aurellia yang dijalani selama lebih dari satu bulan sejak 9 Juli 2019 hingga hari H, yakni pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI di halaman kantor Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) pada 17 Agustus 2019.

Mendiang Aurellia menjalani pelatihan dari Senin hingga Minggu, kecuali Jumat, selama 10 jam per harinya. Lokasi latihan cukup jauh dari kediamannya, membuat Aurellia harus berangkat pada pukul 05.00 WIB untuk menjalani pelatihan yang dimulai pada 06.00 WIB.

Belajar dari pengalaman kedua orangtua Aurellia yang juga pernah menjadi anggota paskibra, Faried melihat ada kejanggalan pada sistem pelatihan yang diterapkan kepada putrinya. Pasalnya, untuk pelatihan ketahanan fisik, Aurellia harus berlari sambil membawa beban berat.

"Berlari setiap hari dengan kewajiban membawa beban di punggung berupa ransel yang berisi 3 kilogram pasir, 3 liter air mineral dan 600 liter air teh manis," kata Retno sesuai dengan apa yang disampaikan Faried melalui keterangan tertulis, Selasa (6/8/2019).

"Penyiapan fisik olahraga lari keliling lapangan adalah hal biasa, tetapi jika berlari dengan membawa beban di punggung seberat itu, tidak lazim dalam suatu pelatihan bagi paskibra," sambungnya.

Bukan hanya itu saja yang dialami Aurellia semasa pelatihannya. Aurellia juga menerima kekerasan fisik dari seniornya.

Mendiang mengaku pernah ditampar, kemudian diperintahan untuk makan jeruk bersama kulitnya.
"Hal ini tentu berpotensi membahayakan kesehatan pencernaan seorang anak," ucapnya.

Selain itu, Aurellia juga harus menjalani hukuman push up dengan mengepal tangan karena timnya telah melakukan kesalahan saat pelatihan, sehingga menimbulkan luka di tangannya. Kemudian Aurellia juga pernah mengaku kelelahan karena diharuskan menulis ulang diary. Diary sebelumnya telah disobek seniornya sebagai hukuman 4 anggota timnya tidak mengumpulkan buku diary.

baca juga

Adanya dugaan kekerasan fisik yang terjadi pada pelatihan tersebut, maka KPAI mendorong Pemerintah Kota Tangsel untuk melakukan evaluasi total terhadap pelatihan paskibra kota Tangsel, terutama pelatihnya.

Meskipun orangtua dari Aurellia tidak melaporkan kasus tersebut ke kepolisian, tetapi pihak kepolisan berinisiatif mendatangi keluarga untuk meminta keterangan. Pada kesempatan tersebut, pihak keluarga juga telah memberikan alat bukti berupa buku diary dan ponsel milik Aurellia.

"Pemerintah kota Tangsel semestinya tidak tinggal diam, tetapi segera membentuk tim investigasi bentukan Walikota Tangsel yang akan melakukan investigasi dalam proses pelaksanaan pelatihan Paskibra kota Tangsel," ujarnya.

"Apakah sesuai rundown acara, apakah SOP dipatuhi, apakah ada pengawasan pihak yang memiliki kewenangan dan tanggungjawab, setelah kematian ananda AQA apakah ada evaluasi kegiatan pelatihan Paskibra kota Tangsel, dan lain sebagainya," tandasnya.

Diketahui, Aurellia meninggal dunia di kediamannya Perumahan Taman Royal 2, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019) lalu. Kabar yang beredar bahwa Aurel meninggal akibat dianiaya seniornya di Paskibra.

Meski demikian, atas kejadian itu, orangtua Aurel memberi catatan kepada PPI Tangsel agar sistem pelatihan capaska diperbaiki, dan juga mereka tidak berharap kejadian itu dibawa ke ranah hukum.

“Sekali lagi karena dari awal kita tidak ingin melakukan menempuh jalur hukum, apalagi untuk masuk lagi ke ranah autopsi. Kita juga kan nggak mungkin mau menyakiti lagi jasad anak kami. Kami berusaha untuk ikhlas meski berat. Tapi kita ada catatan-catatan yang harus diubah di sistem pelatihan yang harus mereka lakukan,” ujar ayah Aurellia, Faried Abdurrahman di kediamannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Paskibraka Tangerang Bantah Amelia Meninggal karena Dianiaya Senior

Ketua Paskibraka Tangerang Bantah Amelia Meninggal karena Dianiaya Senior

Banten | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 18:44 WIB

Polisi Gali Informasi Kematian Anggota Paskibraka Tangsel

Polisi Gali Informasi Kematian Anggota Paskibraka Tangsel

Jabar | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 21:50 WIB

Anggota Paskibraka Tangsel Meninggal Mendadak Kamis Pagi

Anggota Paskibraka Tangsel Meninggal Mendadak Kamis Pagi

Banten | Kamis, 01 Agustus 2019 | 19:27 WIB

Biadab! Guru Les Cabuli Murid Sebanyak 6 Kali di Rumah Korban

Biadab! Guru Les Cabuli Murid Sebanyak 6 Kali di Rumah Korban

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 11:22 WIB

Pesta Miras Oplosan Selama 3 Hari, 2 Warga Tangsel Tewas

Pesta Miras Oplosan Selama 3 Hari, 2 Warga Tangsel Tewas

News | Jum'at, 13 April 2018 | 12:30 WIB

Gerebek Pabrik Petasan di Tangerang, Ketua RW Jadi Tersangka

Gerebek Pabrik Petasan di Tangerang, Ketua RW Jadi Tersangka

News | Rabu, 01 November 2017 | 16:46 WIB

Terkini

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 11:02 WIB

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:01 WIB

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

News | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap

Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap

News | Senin, 21 September 2026 | 10:59 WIB

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:58 WIB

Amanda Rigby Lulusan Mana? Intip Pendidikan Istri Andre Taulany

Amanda Rigby Lulusan Mana? Intip Pendidikan Istri Andre Taulany

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:56 WIB

Andalkan Motor Listrik Vinfast, Green SM Luncurkan Pesaing Gojek di Jakarta

Andalkan Motor Listrik Vinfast, Green SM Luncurkan Pesaing Gojek di Jakarta

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 10:55 WIB

×