Usai Diperiksa KPK, Eks Presdir Lippo Cikarang Bantah Beri Suap ke Neneng

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Kamis, 08 Agustus 2019 | 20:21 WIB
Usai Diperiksa KPK, Eks Presdir Lippo Cikarang Bantah Beri Suap ke Neneng
Eks Presiden Direktur PT. Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Eks Presiden Direktur PT. Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto, mengeklaim tak memberikan uang suap sebesar Rp 10,5 miliar terkait kasus proyek Meikarta, Bekasi, Jawa Barat. Kini Toto juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Uang tersebut diduga diberikan Toto kepada eks Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili untuk mengurus Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi tahun 2017.

"Pemberian Rp 10,5 miliar sebetulnya waktu saya jadi saksi itu sudah saya bantah dalam sidang. Sekertaris saya dulu juga si Melda sudah enggak ada," ujar Toto di Gedung KPK, Merah Putih, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

"Jadi untuk hal ketidaksesuaian itu saya serahkan ke kuasa hukum saya yang menguasai itulah," Toto menambahkan.

Toto baru saja menjalani menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap proyek Meikarta. Toto diperiksa sejak pagi tadi.

Meski demikian, KPK belum melakukan penahanan terhadap Toto.

Kepada wartawan, ia lagi-lagi menegaskan tak memberikan sejumlah uang kepada Neneng. Meski demikan, saat kasus tersebut pertama kali ditagani KPK dirinya masih menjabat sebagai Presiden Direktur Lippo Cikarang.

"Masalahnya saya enggak pernah memberikan (uang suap). Terakhir saya berharap dan berdoa proses ini cepat selesai," ujar Toto.

Lebih lanjut, Toto mengaku akan koperatif sepanjang penyidikan yang dilakukan oleh penyidik KPK. Dirinya pun berharap KPK dapat profesional dalam mengusut kasus tersebut.

baca juga

"Saya menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Saya mendukung, saya akan koperatif. Saya yakin KPK institusi yang kredibel, independen dan penyidiknya profesional," tutup Toto.

Selain Toto, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek Meikarta.

Iwa diduga meminta uang Rp 1 miliar kepada Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili untuk mengurus Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi Tahun 2017.

RDTR tersebut merupakan izin yang cukup penting bagi proyek Meikarta dapat mendirikan sejumlah lokasi hunian milik PT. Lippo Group di Kabupaten Bekasi.

Toto sebelumnya diduga memberikan uang kepada Neneng secara bertahap yang nilainya mencapai Rp 10, 5 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Ditangkap, Bamsoet Minta KPK Kedepankan Praduga Tak Bersalah

Anggota DPR Ditangkap, Bamsoet Minta KPK Kedepankan Praduga Tak Bersalah

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 16:03 WIB

OTT di Jakarta, KPK Tangkap 11 Orang

OTT di Jakarta, KPK Tangkap 11 Orang

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:42 WIB

KPK Kembali OTT Pejabat Negara

KPK Kembali OTT Pejabat Negara

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:01 WIB

Rumah Kadishub Jatim Digeledah KPK, Khofifah: Jangan Tanya Saya

Rumah Kadishub Jatim Digeledah KPK, Khofifah: Jangan Tanya Saya

Jatim | Rabu, 07 Agustus 2019 | 23:41 WIB

Rumah Digeledah KPK, Kadishub Jatim Tak Ada di Lokasi

Rumah Digeledah KPK, Kadishub Jatim Tak Ada di Lokasi

Jatim | Kamis, 08 Agustus 2019 | 00:00 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×