Guru-guru Ikut Protes RUU Ekstradisi di Hong Kong

Bangun Santoso
Guru-guru Ikut Protes RUU Ekstradisi di Hong Kong
Sejumlah pemrotes turun ke jalan di Hong Kong, Kamis (27/6/2019). (AFP)

Guru-guru itu bertemu di distrik keuangan sebelum menuju kediaman pemimpin Hong Kong, Carrie Lam

Suara.com - Guru-guru sekolah di Hong Kong ikut turun ke jalan pada Sabtu (17/8), untuk menunjukkan dukungan bagi aktivis yang telah melakukan demonstrasi anti-pemerintah selama hampir tiga bulan.

Guru-guru itu mengatakan ingin menunjukkan dukungan mereka kepada demonstran, yang banyak dari mereka adalah siswa.

Guru-guru itu bertemu di distrik keuangan sebelum menuju kediaman pemimpin Hong Kong, Carrie Lam.

Fung Wai-Wah adalah ketua persatuan guru profesional Hong Kong.

"Karena guru adalah juga warga negara, mereka prihatin atas perkembangan seluruh kampanye; dan kami memiliki peran lain - kami ingin melindungi siswa kami, anak-anak kami, jadi guru bersedia keluar dan berbicara bagi anak-anak muda itu, dan juga bersama mereka, sehingga mereka tidak sendirian," ujar Fung Wai-Wah.

Demonstrasi dimulai sebagai protes damai untuk menghentikan RUU ekstradisi yang akan memungkinkan tersangka kriminal diadili di Tiongkok daratan yang sistem hukumnya tidak jelas. Sejak itu, demonstrasi berkembang menjadi gerakan reformasi demokratis.

Aksi unjuk rasa juga dijadwalkan hari Minggu ini di sekitar Hong Kong.

Sumber: VOA Indonesia

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS