Makin Panas, China Peringatkan akan Tumpas Aksi Protes di Hong Kong

Bangun Santoso

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 10:45 WIB
Makin Panas, China Peringatkan akan Tumpas Aksi Protes di Hong Kong
Aksi protes di Hong Kong berakhir dengan kericuhan pada Minggu (21/7/2019) malam. (AFP)

Suara.com - China memperingatkan dapat menggunakan kekuatannya untuk menumpas unjuk rasa yang akan dilakukan para pemerotes pada akhir pekan.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Presiden China Xi Jinping agar bertemu secara pribadi dengan demonstran untuk mengendurkan ketegangan-ketegangan yang sudah berlangsung selama beberapa pekan.

Ratusan Polisi Bersenjata Rakyat (PAP) pada Kamis mengadakan latihan-latihan di sebuah stadion olah raga di Shenzhen yang berbatasan dengan Hong Kong setelah Departemen Luar Negeri AS menyatakan "keprihatinan yang dalam" atas gerakan-gerakan tersebut, yang telah menimbulkan kekhawatiran bahwa tentara dapat digunakan untuk mengatasi aksi-aksi protes.

Konfrontasi yang sudah berlangsung selama 10 pekan antara polisi dan para pemrotes membuat Hong Kong mengalami krisis terburuk sejak penyerahan dari Inggris ke China pada 1997 dan menjadi tantangan terbesar bagi Xi yang sudah berada di puncak kekuasaan selama tujuh tahun.

Front Hak Asasi Manusia Sipil, yang menyelenggarakan aksi-aksi protes pada Juni, telah menjadwalkan protes lagi pada Ahad.

Duta besar China untuk London mengeluarkan peringatan keras, dengan menyatakan Beijing dapat menggunakan kekuasaannya untuk memadamkan protes-protes Hong Kong jika situasi memburuk dan mengulangi tuduhan-tuduhan bahwa sejumlah pemrotes menunjukkan "tanda-tanda terorisme."

"Pemerintah Pusat tidak akan berpangku tangan dan menonton," kata Dubes Liu Xiaoming kepada wartawan. "Kami punya cukup solusi dan kekuatan dalam batasan Hukum Dasar untuk memadamkan huru-hara dengan cepat," kata Liu, merujuk kepada konstitusi mini Hong Kong, yang menyatakan pemerintah Hong Kong dapat meminta tentara China di kota itu membantu memelihara ketertiban.

Pemerintah Pusat China tak akan pernah membiarkan para pelanggar yang jumlahnya sedikit membuat jatuh dan dalam keadaan berbahaya, kata dia.

Tabloid Global Times dalam edisi Jumat juga memperingatkan bahwa China memiliki opsi untuk "campur tangan secara paksa" dan mencari apa yang Beijing sebutkan campur tangan AS di Hong Kong.

baca juga

"Jika Hong Kong tidak dapat memulihkan hukum dengan hukumnya sendiri dan kerusuhan-kerusuhan meningkat, pemerintah pusat akan mengambil tindakan langsung berdasarkan Hukum Dasar," katanya, merujuk kepada pengerahan PAP Shenzhen merupakan "peringatan jelas".

Media itu mengatakan situasi di Hong Kong "tidak akan menjadi pengulangan dari insiden politik 4 Juni tahun 1989," merujuk kepada penumpasan berdarah terhadap aksi-aksi unjuk rasa di Lapangan Tiananmen di Beijing 30 tahun lalu.

Penasihat keamanan nasional Gedung Putih John Bolton memperingatkan terhadap pengulangan Tiananmen dalam wawancara pada Rabu, dan Trump pada Kamis mendesak Xi untuk bertemu dengan para pemrotes, dengan menyatakan hal itu akan mengarah kepada berakhirnya ketegangan.

"Jika Presiden Xi mau bertemu langsung dan secara pribadi dengan para pemrotes, akan terjadi akhir yang menggembirakan bagi masalah Hong Kong. Saya tak punya keraguan," cuit Trump.

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Trump mengaitkan perjanjian perdagangan AS dengan China kepada resolusi terhadap protes-protes itu. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencekam, Warga Indonesia Diminta Jangan Pergi ke Hong Kong

Mencekam, Warga Indonesia Diminta Jangan Pergi ke Hong Kong

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:50 WIB

Hong Kong Mencekam, Indonesia Pertimbangkan Tunda Kirim TKI

Hong Kong Mencekam, Indonesia Pertimbangkan Tunda Kirim TKI

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:33 WIB

Wanita Tertembak, Jurnalis di Hong Kong: Sasaran Polisi Medik dan Wartawan

Wanita Tertembak, Jurnalis di Hong Kong: Sasaran Polisi Medik dan Wartawan

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:40 WIB

Mata Wanita Demonstran Hong Kong Tertembak, Polisi Membantah

Mata Wanita Demonstran Hong Kong Tertembak, Polisi Membantah

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:34 WIB

Inggris Kecam Aksi Kekerasan di Hong Kong, Desak Penyelesaian Dialog

Inggris Kecam Aksi Kekerasan di Hong Kong, Desak Penyelesaian Dialog

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:36 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×