Gara-gara Popok Bekas, Pantai Ini Terpaksa Ditutup untuk Sementara Waktu

Reza Gunadha | Arendya Nariswari
Gara-gara Popok Bekas, Pantai Ini Terpaksa Ditutup untuk Sementara Waktu
Pantai Boracay di Filipina. (Pixabay/travelphotographer)

Ulah menjijikan turis timbun popok di pantai ini membuat warga Filipina geram.

Suara.com - Meskipun pantai merupakan tempat umum, ada baiknya kita tetap menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan saat berkunjung. Bicara soal pantai, belum lama ini ada kejadian yang membuat banyak warga Filipina geram.

Dikutip Suara.com dari laman Ladbible, Senin (19/8/9), beberapa waktu lalu ada seorang turis tertangkap kamera sedang berusaha mengubur popok bekas di Pantai Boracay, Filipina.

Saksi mata yang merekam kejadian itu juga melihat ada wanita lain sedang membasuh anaknya di pantai.

Dalam video yang beredar, tampak jelas bahwa turis berbaju merah tergesa-gesa menyembunyikan popok bekas itu ke dalam pasir.

Video tersebut mendadak viral dan mengundang perhatian pihak berwenang serta pengelola pantai.

Akibat kejadian menjijikan itu, pihak berwenang kabarnya telah menutup beberapa bagian dari Pantai Boracay.

Turis timbun popok bekas di Pantai Boracay. (YouTube)
Turis timbun popok bekas di Pantai Boracay. (YouTube)

Penutupan dilakukan selama tiga hari guna pembersihan Pantai Boracay secara keseluruhan.

"Kami telah menutup pantai untuk sementara waktu untuk melakukan pembersihan, dan mencari tempat di mana popok milik turis tersebut disembunyikan," ungkap Natividad Bernardino, manajer umum Boracay Interagency Rehabilitation Group kepada ABS CBN.

"Kami berecana untuk membagikan pamflet melalui maskapai tentang hal apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh turis di pulau itu. Terutama tentang cara yang tepat untuk membuang sampah dan kebijakan dilarang buang air besar di Pantai Boracay," imbuhnya.

Penyelidikan tengah dilakukan untuk mengidentifikasi siapa pelaku yang nekat membuang popok bekas itu di pantai.

"Siapa pun pelanggarnya, entah itu turis atau warga Filipina, mereka harus ditegur dan ada hukuman di dalamnya," ungkap Romulo-Puyat selaku sekretaris pariwisata

"Untung ada orang Filipina yang sadar dan ingin menjaga Pantai Boracay tetap bersih. Jika mereka melihat kesalahan, laporkan kepada kami sehingga kami bisa menegur mereka dengan cepat. Sungguh kami tidak bisa mentolerir aksi ini," tambahnya.

Banyak warga Filipina yang mengecam aksi menjijikan turis kubur popok bekas di pantai itu.

"Pulau itu memiliki tempat sampah yang ditempatkan di sepanjang pantai dan mereka memilih untuk menguburnya dalam pasir?" sebut salah seorang warganet.

"Mereka hanya bertindak seolah-olah mereka tak dengar dan kembali ke air untuk membasuh anak itu," ungkap warganet lainnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS