Dituduh Lindungi Pendemo 22 Mei, Putri Satpam Sarinah: Ayah Bukan Penjahat!

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Selasa, 20 Agustus 2019 | 21:52 WIB
Dituduh Lindungi Pendemo 22 Mei, Putri Satpam Sarinah: Ayah Bukan Penjahat!
Kerusuhan 22 Mei di Petamburan. (Antara)

Suara.com - Kabar tertangkapnya sang suami saat kerusuhan 22 Mei di Jakarta menjadi pukulan berat buat Tari. Bagaimana tidak, sang suami yang bekerja sebagai petugas keamanan Gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, merupakan tulang punggung untuk menghidupi keluarga mereka yang telah dikarunai dua orang putri.

Tari mengaku sempat bingung apakah dirinya harus menceritakan kabar tersebut kepada putri-putrinya. Dalam hati dan benaknya, Tari khawatir jikalau anaknya akan bersedih atau menanggung malu.

"Aku sempat bingung. Cuma aku gimana ya, mau enggak mau aku ceritain ke anak-anak," kata Tari saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019).

Suami Tari merupakan salah satu dari total 29 karyawan Gedung Sarinah yang ditangkap aparat kepolisian saat kerusuhan 22 Mei.

Mereka dituduh turut membantu unjuk rasa berujung rusuh lantaran membiarkan para demonstran berlindung ke Gedung Sarinah, dan memberikan air mineral untuk minum dan cuci muka para demonstran.

"Aku temuin, nih ayahnya di sini (Polda Metro Jaya). Aku juga berpikiran, enggak mau jadi pertanyaan yang malah bikin membebankan aku," katanya. 

Selama sang suami di penjara,  Tari dan anak-anak berusaha untuk saling menguatkan. Suatu ketika, Tari mengaku pernah bertanya kepada putrinya, apakah mereka malu ayahnya dipenjara.

"Aku sempat nanya, 'Kakak enggak malu?'" tutur Tari menceritakan pertanyaan kepada putrinya.

"Enggak, ayah kakak bukan penjahat, ayah kakak lagi kerja," kata Tari menirukan jawaban yang disampaikan salah satu anaknya. 

baca juga

Tari mengatakan, semasa dirinya bersama putri-putrinya menjenguk sang suami di Polda Metro Jaya, sang suami tak pernah bercerita banyak soal keluh-kesahnya.

Tari menilai, sang suaminya itu terlihat berusaha menutupi deritanya, hingga saat mereka bertemu hanya membicarakan terkait hal-hal yang menyenangkan saja.

"Jadi dia juga kalau cerita yang enak-enak aja. Mungkin nanti ya, kalau dia sudah keluar, baru curhat semua yang ada di situ," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satpam Sarinah saat 22 Mei: dari Lembur Kerja hingga Ditangkap Depan Istri

Satpam Sarinah saat 22 Mei: dari Lembur Kerja hingga Ditangkap Depan Istri

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 21:09 WIB

Gegara Pendemo 22 Mei Minta Air, Tari Kini Harus Nafkahi Suami di Penjara

Gegara Pendemo 22 Mei Minta Air, Tari Kini Harus Nafkahi Suami di Penjara

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:07 WIB

Terungkap! Pelaku Kerusuhan 22 Mei Dibayar Rp 50 Ribu untuk Serang Bawaslu

Terungkap! Pelaku Kerusuhan 22 Mei Dibayar Rp 50 Ribu untuk Serang Bawaslu

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:36 WIB

Masih Perlu Sekolah, 3 Tersangka Kerusuhan 22 Mei Divonis Bebas

Masih Perlu Sekolah, 3 Tersangka Kerusuhan 22 Mei Divonis Bebas

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 16:34 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×