alexametrics

Pemberdayaan Masyarakat Dinilai Tepat dengan Teknologi Tepat Guna

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Pemberdayaan Masyarakat Dinilai Tepat dengan Teknologi Tepat Guna
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam Puncak Gelar TTG Tingkat Provinsi Jawa Barat ke-IX Tahun 2019, di Taman Kota Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Jabar, Rabu (21/8/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar).

Saat ini, sebanyak 600 desa di Jabar memiliki jaringan Wifi.

Suara.com - Pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan Teknologi Tepat Guna (TTG) dinilai bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan, TTG bisa menciptakan efisiensi biaya produksi, memperbaiki proses, meningkatkan mutu produksi, serta meningkatkan kapasitas dan nilai tambah. 

Hadir di Puncak Gelar TTG Tingkat Provinsi Jawa Barat ke-IX Tahun 2019, Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil. Ia mengatakan, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdraprov) Jabar terus memanfaatkan teknologi sebagai upaya strategis dalam pemenuhan kebutuhan.

"Saya senang (terhadap) pameran teknologi tepat guna ini, karena memang dibutuhkan, seperti di bidang pertanian dan perdesaan," ujarnya, di Taman Kota Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Jabar, Rabu (21/8/2019). 

Emil berharap, Jabar bisa maju menjadi provinsi terdepan dalam pengembangan TTG. Pemdaprov Jabar pun akan ikut mendorong,dan mendukung para inovator untuk terus bereksperimen, termasuk untuk mewujudkan Desa Juara di Revolusi Industri 4.0.

Baca Juga: Sambut Penasihat PM Inggris, Ridwan Kamil Beberkan Potensi Investasi Jabar

"Pemda Provinsi Jawa Barat akan terus fokus meningkatkan perekonomian dan pemberdayaan desa, dalam rangka mengurangi ketimpangan pembangunan antara kota dan desa," kata Emil.

Tahun ini merupakan tahun kesembilan penyelenggaraan Gelar TTG Tingkat Provinsi di Jabar. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Provinsi Jabar, Dedi Supendi mengatakan, Gelar TTG Tingkat Jabar sekaligus ajang persiapan untuk mengikuti Gelar TTG Tingkat Nasional yang berlangsung pada 21 - 25 September 2019, di Provinsi Bengkulu.

Dalam Gelar TTG kesembilan di Sukabumi, juga dilaksanakan penandatanganan kesepakatan (MoU) bersama antara Pemda Provinsi Jabar dan PT. Multidaya Teknologi Nusantara terkait pengembangan Desa Digital Perikanan Jabar (e-Fishery).

"Prototipe kegiatan ini telah dilaksanakan di Indramayu terhadap komoditas ikan lele. Penggunaan Teknologi Revolusi Industri 4.0 pada ternak ikan lele berdampak pada meningkatnya jumlah panen ikan lele para petani," tutur Dedi.

"Terkait kegiatan pascapanen, kami juga telah bekerjasama dengan sejumlah platform e-commerce untuk memasarkan produk-produk desa secara online, agar jaringan pemasarannya lebih luas," tambahnya.

Baca Juga: Bertemu Kadin Oman, Ridwan Kamil Paparkan Potensi Investasi Jabar

Pada Gelar TTG IX/2019 di Kota Sukabumi, sebanyak 27 kota dan kabupaten di Jabar turut menampilkan prodak inovasi TTG unggulannya, dengan total 46 TTG yang dipamerkan. 

Komentar