Partai Golkar Serahkan Bukti Rekaman CCTV Bom Molotov ke Polisi

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:58 WIB
Partai Golkar Serahkan Bukti Rekaman CCTV Bom Molotov ke Polisi
Bom molotov di kantor DPP Partai Golkar. (dok ist).

Suara.com - Partai Golkar mengambil langkah hukum dengan melaporkan peristiwa pelemparan bom molotov di kantor pimpinan pusatnya kepada pihak berwajib. Partai berlambang Pohon Beringin itu juga sudah menyerahkan rekaman kamera pengawas sebagai alat bukti.

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono tak memastikan berapa banyak rekaman yang diserahkan. Kendati begitu, ia merinci rekaman CCTV yang diserahkan adalah bagian yang menghadap ke arah gerbang dalam dan keluar.

"Kemudian kami ada CCTV sehingga rekaman sudah diserahkan ke kepolisian. Kami juga sudah melaporkan ke Polres Jakbar," kata Agung kepada wartawan, Rabu (21/8/2019).

Ia berharap, dengan adanya rekaman CCTV tersebut dapat memudahkan polisi mencari tahu siapa pelaku pelemparan bom molotov.

"Sehingga mudah-mudahan jelas wajahnya," kata Agung.

Agung mengimbau agar kejadian bom molotov tersebut tak ditanggapi berlebih oleh seluruh kader dengan menjalankan aksi balasan. Ia meminta agar tetap tenang dan menyerahkan semua proses kepada kepolisian.

"Berdasarkan kebijakan partai diminta supaya teror gak dibalas dengan teror lagi atau kekerasan jangan dibalas dengan kekerasan lagi. Tapi bawa ke ranah hukum saja dan dibawa ke kepolisian untuk diusut dan diproses. Diharapkan pelakunya tertangkap sehingga diketahui apa maksudnya, siapa yang menyuruh, dan sebagainya," tutur Agung.

Sebelumnya, Kantor DPP Partai Golkar yang berlokasi di Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat menjadi sasaran aksi pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal pada Rabu (21/8/2019) dini hari.

"Iya, benar ada kejadian pelemparan itu," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat di konfirmasi wartawan.

baca juga

Hanya, bom molotov yang dilempar tak sempat menyala. Dua bom molotov yang dilempar pecah tanpa mengeluarkan api.

Kekinian, aparat kepolisian sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Hingga kini, polisi masih dicari pelaku pelemparan bom molotov tersebut.

"Masih diselidiki ya," kata Argo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tepergok Satpam, Pelaku Gagal Lempar Bom Molotov ke Kantor Golkar

Tepergok Satpam, Pelaku Gagal Lempar Bom Molotov ke Kantor Golkar

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:50 WIB

Kantor DPP Diserang Bom Molotov, Golkar Tempuh Jalur Hukum

Kantor DPP Diserang Bom Molotov, Golkar Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:45 WIB

Agung Laksono: Mustahil Kader Golkar Tega Bakar Tempatnya Sendiri

Agung Laksono: Mustahil Kader Golkar Tega Bakar Tempatnya Sendiri

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:09 WIB

Pasca Dilempar Bom Molotov, Situasi Kantor DPP Golkar Kondusif

Pasca Dilempar Bom Molotov, Situasi Kantor DPP Golkar Kondusif

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:41 WIB

Kantor DPP Golkar Diteror Bom Molotov, Pelaku Diduga Empat Orang

Kantor DPP Golkar Diteror Bom Molotov, Pelaku Diduga Empat Orang

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:49 WIB

Kantor DPP Golkar Diserang Bom Molotov

Kantor DPP Golkar Diserang Bom Molotov

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:55 WIB

The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang

The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 07:50 WIB

Ultimatum Kapolda DIY! Mahasiswa Tuntut Minta Maaf Soal Framing Video 'Cairan Merica'

Ultimatum Kapolda DIY! Mahasiswa Tuntut Minta Maaf Soal Framing Video 'Cairan Merica'

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:45 WIB

Bukan Sekadar Bencana Asap, Komnas HAM Soroti Hak 3 Juta Warga Terdampak Karhutla

Bukan Sekadar Bencana Asap, Komnas HAM Soroti Hak 3 Juta Warga Terdampak Karhutla

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:45 WIB

256 Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Bertumbangan Usai Santap MBG

256 Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Bertumbangan Usai Santap MBG

Lampung | Jum'at, 04 September 2026 | 07:43 WIB

TNI AL Dalami Kasus Prajurit Jadi Ajudan Arya Wedakarna di Acara Komunitas LGBT

TNI AL Dalami Kasus Prajurit Jadi Ajudan Arya Wedakarna di Acara Komunitas LGBT

Bali | Jum'at, 04 September 2026 | 07:41 WIB

5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung dan Jalani Hari Baik 4 September 2026

5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung dan Jalani Hari Baik 4 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 07:38 WIB

Eks Wakil Menteri Ditangkap Terkait Korupsi Migas, Uang Rp 96,9 Miliar Disita

Eks Wakil Menteri Ditangkap Terkait Korupsi Migas, Uang Rp 96,9 Miliar Disita

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:37 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, BGN: 80-90 Persen karena Tak Taat SOP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:34 WIB

×