Marak Kebakaran Hutan, Wiranto: Kita Tanggung Jawab Jaga Paru-paru Dunia

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:25 WIB
Marak Kebakaran Hutan, Wiranto: Kita Tanggung Jawab Jaga Paru-paru Dunia
Menkopolhukam Wiranto memberikan keterangan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Rabu (21/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Sejumlah kementerian dan lembaga berkoordinasi untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada tahun 2019. Indonesia memiliki tanggung jawab ke dunia internasional dan membuktikan bisa menjaga paru-paru dunia.

Rapat koordinasi tersebut digelar oleh Kementerian Koordinator Politik Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Menko Perekonomian, Menko PMK, Mensos, BNPB dan Badan Restorasi Gambut.

Banyak aspek dibicarakan dalam rapat tersebut selain teknis penanggulangan karhutla sebagai wujud tanggung jawab pemerintah.

"Pemerintah punya tanggung jawab ke dunia internasional, bahkan Indonesia akan jaga paru-paru dunia dengan baik, kita akan terus koordinasi," kata Menko Polhukam Wiranto seusai rapat di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Memperbaiki segala urusan teknis untuk melakukan penanggulangan karhutla dibahas dalam rapat tersebut.

Sebanyak 37 helikopter dikerahkan untuk menjadi water bombing dan menciptakan efek hujan buatan. Kemudian juga bagaimana menegakkan hukum kepada pelaku-pelaku pembakar hutan dan lahan yang bandel. Pasalnya, selama ini penegakan hukum bagi pelaku karhutla dilaporkan masih belum tegas.

Membantu masyarakat yang memiliki tradisi turun menurun untuk bercocok tanam dengan membakar lahan juga diupayakan pemerintah.

Upaya yang dilakukan tersebut dengan cara menggandeng korporasi lahan sawit agar bisa meminjamkan alat berat atau eskavatornya kepada masyarakat.

Di lain sisi, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melaporkan belum ada keluhan yang disampaikan dari negara luar terkait dampak dari karhutla yakni asap.

baca juga

"Mudah-mudahan tidak ada ya sehingga tidak menjadi protes negara lain karena kita tahu bahwa Indonesia dianggap sebagai paru-paru dunia," ujarnya.

Wiranto mengakui, karhutla merupakan tugas berat bagi pemerintah saat ini karena apabila asap dari karhutla sudah masuk ke negara-negara lain, dunia internasional lantas akan menyorotinya.

Sementara itu, dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga sudah bersiaga untuk membantu masyarakat yang terganggu akibat asap dari karhutla.

Kemenkes telah menyiapkan pos-pos kesehatan termasuk pusat kesehatan yang sedianya bisa digunakan masyarakat untuk mengecek kesehatannya ataupun untuk berobat.

"Tadi ada 16 posko dan 35 shelter di wilayah rawan kebakaran hutan, untuk apa? Untuk menampung masyarakat yang terganggu kesehatannya ditampung di situ," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tiga Persoalan yang Mesti Dihadapi Pemerintah Tuntaskan Karhutla

Ini Tiga Persoalan yang Mesti Dihadapi Pemerintah Tuntaskan Karhutla

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 20:45 WIB

Wiranto: Tradisi Warga Buka Lahan Sebabkan Kebakaran Hutan

Wiranto: Tradisi Warga Buka Lahan Sebabkan Kebakaran Hutan

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:19 WIB

Malam Ini Bakal ke Papua, Wiranto: Persaingan Kita Bukan Antara Suku

Malam Ini Bakal ke Papua, Wiranto: Persaingan Kita Bukan Antara Suku

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:42 WIB

Wiranto Sebut Penyebab Karhutla Satu Persen Faktor Alam, 99 Persen Manusia

Wiranto Sebut Penyebab Karhutla Satu Persen Faktor Alam, 99 Persen Manusia

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:18 WIB

Menko Polhukam Gelar Rapat Bahas Pengendalian Karhutla 2019

Menko Polhukam Gelar Rapat Bahas Pengendalian Karhutla 2019

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:55 WIB

Bakal Datangi Papua Pasca Rusuh, Wiranto Mau Beri Ilmu Bela Negara

Bakal Datangi Papua Pasca Rusuh, Wiranto Mau Beri Ilmu Bela Negara

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:34 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×