Sejak Awal 2019, Sebanyak 433 Gempa Terjadi di Provinsi Aceh

Chandra Iswinarno
Sejak Awal 2019, Sebanyak 433 Gempa Terjadi di Provinsi Aceh
Ilustrasi Gempa. [Antara]

Ratusan gempa yang terjadi di Provinsi Aceh sepanjang 2019 umumnya berada di wilayah subduksi di sepanjang pantai barat Pulau Sumatera.

Suara.com - Sebanyak 433 gempa tercatat Stasiun Geofisika Klas III Banda Aceh terjadi di provinsi tersebut sepanjang 2019. Dari total tersebut, tujuh gempa di antaranya dirasakan getarannya oleh masyarakat.

"Tujuh gempa yang dirasakan skalanya di atas tiga. Dan itu tergantung kedalaman dan jarak pusat gempa," kata Kepala Operasi Stasiun Geofisika Klas III Banda Aceh Zulham seperti diberitakan Antara di Banda Aceh, Rabu (21/8/2019).

Zulham mengatakan, ratusan gempa yang terjadi di Provinsi Aceh sepanjang 2019 umumnya berada di wilayah subduksi di sepanjang pantai barat Pulau Sumatera. Selain di zona subduksi, gempa yang terjadi di Aceh berpusat di sepanjang sesar meliputi wilayah tengah.

Sementara itu, di wilayah tengah Aceh ada delapan sesar. Beberapa gempa sesar tersebut seperti Gempa Pidie Jaya dan Aceh Tengah beberapa tahun lalu.

"Gempa hingga kini tidak bisa diprediksi kapan dan di mana pusatnya. Namun, potensi gempa tersebut bisa dikalkulasikan berdasarkan siklus, mulai 10 tahunan hingga 100 tahunan," papa Zulham.

Terkait potensi gempa besar di wilayah Sumatera, Zulham mengatakan potensi itu tetap ada. Namun, belum diketahui waktu dan lokasi pusat gempanya hingga kini.

"Secara statistik seismologi, pengulangan gempa itu ada. Namun, hingga kini belum ada alat maupun perhitungan pasti kapan dan di mana gempa terjadi," katanya (Antara).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS