Polemik Salib Ustaz Somad, Pesan JK ke Penceramah: Dakwah Jangan Melebar

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:51 WIB
Polemik Salib Ustaz Somad, Pesan JK ke Penceramah: Dakwah Jangan Melebar
Jusuf Kalla. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berpesan kepada penceramah di Indonesia untuk berdakwah secara damai. Menyadari bahwa agama yang dipeluk di Indonesia bukan hanya Islam saja, JK mengingatkan untuk tidak berdakwah terlalu melebar.

Baru-baru ini Ustaz Abdul Somad dilaporkan ke pihak kepolisian lantaran dianggap menistakan agama saat berdakwah soal salib. Ramai diperbicangkan, UAS enggan meminta maaf karena merasa berdakwah sesuai dengan akidah Islam.

JK menerangkan bahwa di Indonesia pasti lazimnya setiap orang akan memiliki pandangan yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinan yang dipeluknya. Namun menurutnya, alangkah baiknya apabila berdakwah itu jangan sampai menimbulkan 'tabrakan' antar satu keyakinan dengan keyakinan lainnya.

"Momennya di mana, otomatis memang masing-masing orang berbicara pasti bicara tentang keyakinannya. Tidak mungkin sama, cuma bagaimana dakwah itu selain itu jangan jadi melebar. Jangan sering tabrakan," kata JK di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Lebih lanjut JK mengungkapkan bahwa sebuah dakwah itu semestinya bisa mewujudkan perdamaian, terutama untuk negeri. Selain itu JK juga mengingatkan bahwa dengan beragamnya agama yang ada di Indonesia mestinya tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain.

"Kita boleh berbeda sikap tapi kita tidak boleh saling menyalahkan satu sama lain. Boleh pasti berbeda tidak mungkin sama," tandasnya.

Sebelumnya heboh Ustaz Abdul Somad menyinggung soal Salib. Ujungnya, hingga kini sudah empat kelompok yang melaporkas Ustaz Somad ke polisi terkait ceramahnya tersebut.

Ustaz Somad dilaporkan ke Markas Kepolisian Resor Sikka di Nusa Tenggara Timur atau NTT oleh Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere pada Sabtu (17/8/2019). Kemudian dilaporkan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Bareskrim Mabes Polri pada Senin (19/8/2019).

Terakhir, kelompok dari Horas Bangso Batak (HBB) juga melaporkan Ustaz Somad ke Polda Metro Jaya. Laporan itu teregister dalam nomor laporan polisi LP/5087/VIII/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus pada Senin (19/8/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UAS: Jika Saya Minta Maaf, Berarti Ayat itu Mesti Dibuang, Nauzubillah!

UAS: Jika Saya Minta Maaf, Berarti Ayat itu Mesti Dibuang, Nauzubillah!

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:58 WIB

Ustaz Somad Ogah Minta Maaf soal Salib dan 4 Berita Panas Lainnya

Ustaz Somad Ogah Minta Maaf soal Salib dan 4 Berita Panas Lainnya

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:05 WIB

MUI Minta Kasus Hukum Dugaan Penistaan Agama Abdul Somad Tak Berlanjut

MUI Minta Kasus Hukum Dugaan Penistaan Agama Abdul Somad Tak Berlanjut

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:46 WIB

Ogah Minta Maaf soal Ceramah Salib, Ustaz Abdul Somad Kutip Surah Al Maidah

Ogah Minta Maaf soal Ceramah Salib, Ustaz Abdul Somad Kutip Surah Al Maidah

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:57 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×