Protes Rasisme, Rakyat Negara Papua Nugini Aksi Bakar Bendera Merah Putih

Tim Liputan Khusus | Suara.com

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 19:58 WIB
Protes Rasisme, Rakyat Negara Papua Nugini Aksi Bakar Bendera Merah Putih
Sabtu (24/8/2019), aktivis Papua dan rakyat Papua Nugini melancarkan demonstrasi damai di Port Moresby, untuk mengecam perlakuan rasisme tersebut. [dok.]

Suara.com - Aksi protes terhadap persekusi dan cacian rasis terhadap mahasiswa Papua di sejumlah daerah di Indonesia, juga terjadi di Papua Nugini.

Sabtu (24/8/2019), aktivis Papua dan rakyat Papua Nugini melancarkan demonstrasi damai di Port Moresby, untuk mengecam perlakuan rasisme tersebut.

Bahkan, aksi tersebut juga dipimpin langsung oleh Gubernur Port Moersby Powes Parkop.

Tak hanya itu, dalam aksi tersebut juga diwarnai pembakaran bendera kebangsaan Indonesia, Merah Putih.

Foto aksi protes dan pembakaran bendera Merah Putih tersebut kali pertama diunggah David Petersburg di Facebook. Oleh warga Papua Nugini, foto itu diteruskan ke laman komunitas media massa setempat, The National dan Post CourierNews.

"Ini tentang waktu. Pembakaran bendera Indonesia oleh warga negara Papua Nugini adalah pesan yang jelas yang harus dipertimbangkan secara serius oleh warga negara dan pemerintah Indonesia bahwa orang Melanesia sudah cukup menderita penganiayaan," tulis Jamie Maigau, warga Papua Nugini.

Sabtu (24/8/2019), aktivis Papua dan rakyat Papua Nugini melancarkan demonstrasi damai di Port Moresby, untuk mengecam perlakuan rasisme tersebut. [dok.]
Sabtu (24/8/2019), aktivis Papua dan rakyat Papua Nugini melancarkan demonstrasi damai di Port Moresby, untuk mengecam perlakuan rasisme tersebut. [dok.]

Ia menambahkan, "Orang Indonesia dan pemerintahnya sudah saatnya menyerukan referendum. Port Moresby harus bernegosiasi dengan Jakarta sekarang untuk masalah Papua Barat. Port Moresby harus berhenti menjadi tuli, bisu, dan buta."

Juru Bicara Organisasi Papua Merdeka yang berada di Papua Nugini, Sebby Sambom mengatakan, aksi massa di Port Moresby tersebut menunjukkan solidaritas bangsa Melanesia terhadap perejuangan kemerdekaan mereka.

Sabtu (24/8/2019), aktivis Papua dan rakyat Papua Nugini melancarkan demonstrasi damai di Port Moresby, untuk mengecam perlakuan rasisme tersebut. [dok.]
Sabtu (24/8/2019), aktivis Papua dan rakyat Papua Nugini melancarkan demonstrasi damai di Port Moresby, untuk mengecam perlakuan rasisme tersebut. [dok.]

"Sehari sebelumnya, Jumat (23/8), Ketua UPM Jeffeey Bomai dalam tayangan EMTV juga membahas perlakuan rasis terhadap mahasiswa-mahasiswa kamidi Indonesia. Aksi hari ini merupakan kampanye kami," jelas Sebby.

Powes Parkop, Gubernur Port Moersby, ibu kota Negara Papua Nugini, ikut berorasi dalam aksi memprotes rasisme terhadap mahasiswa Papua di Indonesia, Sabtu (24/8/2019). [dok]
Powes Parkop, Gubernur Port Moersby, ibu kota Negara Papua Nugini, ikut berorasi dalam aksi memprotes rasisme terhadap mahasiswa Papua di Indonesia, Sabtu (24/8/2019). [dok]

Sebby juga menanggapi respons pemerintah Indonesia yang menambah kekuatan militer di Tanah Papua setelah aksi protes massal di sejumlah daerah berakhir rusuh pekan ini.

"Oke, kalau respons Indonesia seperti itu, berarti Papua akan cepat merdeka," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kibarkan Bendera Bintang Kejora, Massa Aksi: Papua Bukan Merah Putih

Kibarkan Bendera Bintang Kejora, Massa Aksi: Papua Bukan Merah Putih

Jawa Tengah | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 19:11 WIB

Aksi Anti Rasis, Mahasiswa Papua: Beri Kami Hak Menentukan Nasib Sendiri

Aksi Anti Rasis, Mahasiswa Papua: Beri Kami Hak Menentukan Nasib Sendiri

Jawa Tengah | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:16 WIB

Kapolda Jabar Minta Maaf Terkait Pemberian Miras oleh Polwan di Bandung

Kapolda Jabar Minta Maaf Terkait Pemberian Miras oleh Polwan di Bandung

Jabar | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 21:54 WIB

Tri Susanti Masuk Daftar yang Dipanggil Sebagai Saksi Pengepungan Asrama

Tri Susanti Masuk Daftar yang Dipanggil Sebagai Saksi Pengepungan Asrama

Jatim | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 18:59 WIB

Tolak Miras Pemberian Polwan, Mahasiswa Papua: Kami Bukan Pemabuk

Tolak Miras Pemberian Polwan, Mahasiswa Papua: Kami Bukan Pemabuk

Jabar | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 18:08 WIB

Kasus Rasial di Asrama Papua, Polri: Kami Fokus ke Sipil, Bukan yang Lain

Kasus Rasial di Asrama Papua, Polri: Kami Fokus ke Sipil, Bukan yang Lain

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:17 WIB

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya yang Dikepung Kini 24 Jam Dijaga Banser NU

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya yang Dikepung Kini 24 Jam Dijaga Banser NU

Jatim | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:58 WIB

Terkini

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:15 WIB

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:49 WIB

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:40 WIB

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:02 WIB

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:01 WIB

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:46 WIB

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:45 WIB

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:04 WIB

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:59 WIB