Viral Pria Bopong Jenazah Bocah usai Ditolak Pakai Ambulans di Tangerang

Bangun Santoso, Husna Rahmayunita

Minggu, 25 Agustus 2019 | 12:40 WIB
Viral Pria Bopong Jenazah Bocah usai Ditolak Pakai Ambulans di Tangerang
Supriyadi bopong jenazah keponakannya, Husein (8) karena Puskesmas Cikokol, Kota Tangerang, Banten, tolak pinjamkan ambulans. [Suara.com/Ikbal]

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial, di mana seorang pria di Tangerang yang membopong jenazah bocah dengan berjalan kaki karena Puskesmas setempat tidak mau memfasilitasi ambulans.

Dari video pendek yang dibagikan akun Facebook Info Tangerang pada Sabtu (14/8/2019), terlihat pria berjaket hitam membopong jenazah yang telah ditutupi kain. Sambil berjalan kaki, pria itu lantas naik jembatan penyeberangan orang atau JPO. Namun ada seseorang kemudian meminta pria itu untuk turun dari JPO dan memberikan tumpangan.

Jenazah tersebut diketahui merupakan Muhamad Husen (8), korban tenggelam di Sungai Cisadane. Warga yang menemukannya kemudian melarikan korban ke Puskesmas Cikokol, Kota Tangerang, Banten, namun nyawanya tak tertolong.

Kabarnya, pihak keluarga Muhamad Husen yang diwakilkan oleh Supriyadi meminta pihak Puskesmas untuk mengantar jenazah keponakannya dengan ambulans. Tapi mendapat penolakan dari pihak Puskesmas yang beralasan ambulans hanya digunakan untuk mengangkut pasien.

Di video itu disebutkan kejadian paman yang membopong jenazah keponakannya terjadi pada Jumat (23/8/2019).

Pihak keluarga mengaku kecewa atas perlakuan pihak Puskesmas. Supriyadi mengaku sempat menghubungi pihak rumah sakit melalui layanan telepon atau call 112 untuk mendapat pelayanan tapi tidak direspons.

"Jadi, petugas Puskesmas enggak mau mengantar jasad keponakan saya karena mobil ambulans diperuntukkan bagi pasien saja, bukan orang meninggal," ungkap Supriyadi.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dinas Kota Tangerang dokter Liza Puspadewi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Muhamad Husen atas kesalahpahaman yang terjadi.

Menurut Liza, mobil ambulans di Puskesmas Cikokol hanya digunakan untuk pasien dalam kondisi gawat darurat sesuai aturan yang ada.

"Di dalam mobil ambulans banyak alat medis yang harus dalam kondisi steril. Kalau digunakan untuk jenazah, khawatir akan berdampak pada pasien yang nantinya menggunakan ambulans tersebut," ujar Liza saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/8/2019).

"Mewakili Pemkot Tangerang, saya mohon maaf kepada keluarga korban yang tenggelam," kata Liza.

Di lain pihak, pemerintah kota masih menunggu klarifikasi resmi dari Puskesmas Cikokol terkait berita paman yang membopong jenazah bocah karena tidak mendapat fasilitas ambulans.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambulans Puskesmas Tolak Jenazah, Dinkes Kota Tangerang Minta Maaf

Ambulans Puskesmas Tolak Jenazah, Dinkes Kota Tangerang Minta Maaf

Banten | Minggu, 25 Agustus 2019 | 07:35 WIB

Jenazah Ditolak Pakai Ambulans, Paman Bopong Jenazah Bocah Pulang ke Rumah

Jenazah Ditolak Pakai Ambulans, Paman Bopong Jenazah Bocah Pulang ke Rumah

Banten | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 22:14 WIB

Video aksi Pemukulannya Viral, McGregor Buka Suara

Video aksi Pemukulannya Viral, McGregor Buka Suara

Sport | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:33 WIB

Sesama Suporter Persita Saling Serang di Tangerang

Sesama Suporter Persita Saling Serang di Tangerang

Bola | Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:37 WIB

Viral Video Siswa SMA Tenggak Anggur Merah di Kelas saat Ada Guru

Viral Video Siswa SMA Tenggak Anggur Merah di Kelas saat Ada Guru

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:28 WIB

Diperkosa Rekan Lelaki saat Pindah Kos, D Dicekoki Miras Campur Suplemen

Diperkosa Rekan Lelaki saat Pindah Kos, D Dicekoki Miras Campur Suplemen

Banten | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Terkini

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:48 WIB

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:47 WIB

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:36 WIB

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:26 WIB

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:14 WIB

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:05 WIB

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:03 WIB