Pelibatan Polri Disebut Memperlemah KPK, Irjen Antam: Itu Rumor

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:14 WIB
Pelibatan Polri Disebut Memperlemah KPK, Irjen Antam: Itu Rumor
Suasana tes uji kompetensi Seleksi Calon Pimpinan KPK di Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara, Cilandak, Jakarta, Kamis (18/7). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Wakabareskrim Polri Irjen Antam Novambar telah menjalani uji publik dan wawancara calon pimpinan KPK jilid V di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

Antam menjalani uji publik selama 1 jam penuh dengan pertanyaan yang diberikan oleh anggota Pansel KPK maupun dua panelis.

Anggota Pansel KPK, Hamdi menanyakan kepada Antam apakah pelibatan institusi Polri dalam pemberantasan korupsi apakah malah membuat KPK menjadi lemah.

Menurut Antam, pelibatan institusi Polri dalam pemberatasan korupsi yang disebut sebagai upaya pelemahan pemberantasan korupsi di KPK hanya merupakan rumor.

"Ini opini, rumor selalu disampaikan jadi seolah-olah KPK ini merasa kalau pihak lain masuk memperlemah. Inginnya mereka, saya boleh rumor juga ya, merasa KPK di zona nyaman saat ini," kata Antam.

Antam mengaku, penyidik Polri yang diperbantukan di KPK merupakan orang-orang terbaik. Lagi pula, kata dia, tahap penyeleksian di KPK dilakukan secara ketat terhadap para penyidik yang direkomendasikan Polri.

Dia pun mengaku akan terus melakukan pembenahan di internal KPK jika nantinya bisa terpilih menjadi pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

"Berniat ke sana ingin mengubah. Kalau saya di sana ada perubahan. Tidak ada niat kami memperlemah. Buktinya BKO anggota polisi ke sana yang terbaik. Sudah kami kasih yang terbaik, lalu diseleksi lagi oleh KPK. Kalau ingin memperlemah ngapain kasih yang terbaik," ujar Antam.

Antam pun kembali dicecar oleh Hamdi, terkait apakah Antam dapat memberikan bukti konkret bila ada oknum polisi dengan pangkat tinggi terjerat kasus korupsi, berani mengambil sikap untuk menindak tegas.

baca juga

"Kebetulan saya enggak di KPK saat ini, jadi saya tidak mengetahui yang terjadi di KPK. Menurut laporan anggota kami yang sudah selesai masa dinasnya, tidak pernah ada mereka menghalang-halangi. Jangan termakan isu dan fitnah," kata Antam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengacara Koruptor Jadi Panelis Capim KPK, Laode: Apakah Pakar Cuma Itu?

Pengacara Koruptor Jadi Panelis Capim KPK, Laode: Apakah Pakar Cuma Itu?

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:12 WIB

Kritik Pansel Capim KPK, Masinton: Koalisi Sipil Sejak Awal Sudah Nyinyir

Kritik Pansel Capim KPK, Masinton: Koalisi Sipil Sejak Awal Sudah Nyinyir

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 12:50 WIB

Alexander Marwata ke Pansel KPK: Pihak Luar Sangat Khawatir soal Penyadapan

Alexander Marwata ke Pansel KPK: Pihak Luar Sangat Khawatir soal Penyadapan

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 12:06 WIB

Wajah Tegang Capim KPK saat Tes Wawancara dan Uji publik

Wajah Tegang Capim KPK saat Tes Wawancara dan Uji publik

Foto | Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:00 WIB

Hari Ini, Capim KPK Jalani Tes Uji Publik dan Wawancara

Hari Ini, Capim KPK Jalani Tes Uji Publik dan Wawancara

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 10:59 WIB

KPK Minta Pansel Tahan Kritikan dan Fokus Pilih Capim Terbaik

KPK Minta Pansel Tahan Kritikan dan Fokus Pilih Capim Terbaik

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 21:41 WIB

Terkini

Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang

Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:45 WIB

Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus

Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:33 WIB

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:28 WIB

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:27 WIB

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:00 WIB

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:52 WIB

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB