Komnas HAM: Komitmen Pemerintah Rendah, Penuntasan Kasus HAM Terhambat

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:45 WIB
Komnas HAM: Komitmen Pemerintah Rendah, Penuntasan Kasus HAM Terhambat
Diskusi bertajuk 'Bagaimana Sebaiknya Mengurus Papua' di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Komisi nasional hak asasi manusia (Komnas HAM) memandang komitmen politik pemerintah pusat terhadap penyelesaian pelanggaran HAM di Papua masih rendah. Meskipun sudah ditagih Komnas HAM, penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Bumi Cenderawasih urung dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, pihaknya mencatat ada pelanggaran HAM di Papua yang hingga saat ini belum tuntas terungkap. Sebut saja, Tragedi Wasior dan Wamena. Tragedi Wasior pada 2001 silam terjadi dengan dugaan adanya aparat Brimob Polda Papua melakukan penyerbuan kepada warga di Desa Wonoboi, Wasior, Manokwari, Papua.

Kemudian Tragedi Wamena yang terjadi pada Tahun 2003 ketika ada penyisiran 25 kampung saat merayakan Hari Raya Paskah. Dikabarkan penyisiran itu dilakukan karena adanya sekelompok massa tak dikenal membobol gudang senjata Markas Kodim 1702.

Menurut Beka, penyelesaian dugaan adanya pelanggaran HAM justru mengalami hambatan berasal dari pemerintah pusat.

"Hambatan utamanya saya kira ada di pemerintahan pusat. Komitmen politiknya masih sangat rendah," kata Beka dalam diskusi bertajuk 'Bagaimana Sebaiknya Mengurus Papua' di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019).

Beka kemudian mengungkapkan bahwa KomnasHAM sempat menemui Jokowi pada Juni 2018 untuk memberikan solusi dalam menyelesaikan pelanggaran HAM di Papua. Jokowi pun disebutnya sepakat untuk menyelesaikan kasus yang menjadi prioritas salah satunya yakni Tragedi Wasio dan Wamena. Akan tetapi, kesepakatan itu belum juga terealisasikan. Beka menyebut pihaknya sudah menagih Jokowi lebih dari sekali.

"Tapi sampai saat ini belum ada langkah yang signifikan yang bisa membuat kawan-kawan di Papua yakin," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redam Kerusuhan, Moeldoko: Jokowi akan Temui Tokoh Papua

Redam Kerusuhan, Moeldoko: Jokowi akan Temui Tokoh Papua

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:38 WIB

Mahfud MD: Tidak Boleh Ada Referendum di Papua

Mahfud MD: Tidak Boleh Ada Referendum di Papua

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:16 WIB

Pengamat LIPI: Diskriminasi Hanya Salah Satu dari 4 Akar Konflik Papua

Pengamat LIPI: Diskriminasi Hanya Salah Satu dari 4 Akar Konflik Papua

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:33 WIB

Polda Jatim Kembali Tetapkan Lagi Satu Tersangka Kasus Rasis Papua

Polda Jatim Kembali Tetapkan Lagi Satu Tersangka Kasus Rasis Papua

Video | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:29 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×