Soal Isu Aksi Susulan di Manokwari, Polri: Perusuh Akan Ditindak

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 02 September 2019 | 12:23 WIB
Soal Isu Aksi Susulan di Manokwari, Polri: Perusuh Akan Ditindak
Para peserta unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Papua di Jayapura. (Antara).

Suara.com - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Muhammad Iqbal meyakini tidak akan ada aksi demonstrasi susulan di Manokwari, Papua Barat seperti isu yang belakangan ini beredar. Iqbal mengatakan Kapolda Papua Barat Brigjen Polisi Herry Rudolf Nahak dan Kapolda Papua Irjen Polisi Rudolf Albert Rodja telah melakukan upaya dialogis.

Menurut Iqbal, upaya persuasif dan dialogis tidak hanya dilakukan oleh Kapolda Papua Barat dan Kapolda Papua. Seluruh forum pimpinan daerah tingkat provinsi, masyarakat hingga mahasiswa di seluruh Indonesia sudah diminta untuk meredam konflik di Papua. Iqbal pun meyakini tidak akan ada aksi demonstrasi susulan di Manokwari lantaran telah dilakukannya upaya persuasif dan dialogis tersebut.

"Nah ini kita yakin katakanlah koordinator (aksi demonstrasi) lapangan sudah dialog dengan Kapolda Papua-Papua Barat untuk melakukan ini," kata Iqbal di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

Meski demikian, Iqbal menyebut jika nantinya aksi susulan tersebut benar ada berakhir dengan kerusuhan, polisi akan melakukan tindakan tegas.

Iqbal menegaskan, Polisi akan tetap melakukan upaya penegakan hukum bila ada oknum yang terbukti memprovokasi atau melakukan perusakan terhadap sejumlah fasilitas.

"Tetapi terhadap oknum yang dengan sengaja yang ingin memprovokasi ingin menjadi rusuh kita akan tindak, kita akan proses hukum apabila terbukti," tegasnya.

Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa Papua di depan istana dan Mabes TNI, Rabu (28/9/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa Papua di depan istana dan Mabes TNI, Rabu (28/9/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Sebelumnya, beredar kabar akan ada aksi demonstrasi susulan di Manokwari, Papua Barat pada Senin (2/9/2019) hari ini.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, bahkan mengaku sudah mengetahui aktor-aktor yang terlibat dibalik rencana aksi demonstrasi susulan tersebut. Hanya, Kepala Suku Besar Arfak itu tidak melarang aksi demonstrasi susulan tersebut selama dilakukan secara damai.

"Demo damai boleh, tapi kalau sampai ada anarkis yang melakukan perusakan dan pembakaran fasilitas pemerintah maupun milik masyarakat, pelaku siap bertanggung jawab. Proses hukum akan berjalan," katanya seperti dikutip Antara, Minggu (1/9) kemarin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kerusuhan, BPS Papua Tak Gelar Rilis Inflasi Agustus 2019

Ada Kerusuhan, BPS Papua Tak Gelar Rilis Inflasi Agustus 2019

Bisnis | Senin, 02 September 2019 | 12:16 WIB

Jadi Tersangka Hoaks Mahasiswa Papua, Mak Susi Pertimbangkan Pra Peradilan

Jadi Tersangka Hoaks Mahasiswa Papua, Mak Susi Pertimbangkan Pra Peradilan

Jatim | Senin, 02 September 2019 | 12:12 WIB

Pakai Kaos Pancasila, Tri Susanti Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim

Pakai Kaos Pancasila, Tri Susanti Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim

Jatim | Senin, 02 September 2019 | 12:07 WIB

Kerusuhan di Papua, Menteri Yohana: Perempuan dan Anak Mengalami Trauma

Kerusuhan di Papua, Menteri Yohana: Perempuan dan Anak Mengalami Trauma

News | Senin, 02 September 2019 | 11:51 WIB

Kerusuhan Dipicu Isu Rasial, Megawati Kirim Utusan ke Papua

Kerusuhan Dipicu Isu Rasial, Megawati Kirim Utusan ke Papua

News | Senin, 02 September 2019 | 11:47 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×