Kerusuhan Dipicu Isu Rasial, Megawati Kirim Utusan ke Papua

Pebriansyah Ariefana

Senin, 02 September 2019 | 11:47 WIB
Kerusuhan Dipicu Isu Rasial, Megawati Kirim Utusan ke Papua
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada penutupan Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (10/8). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengirim utusan khusus ke Papua. Sebab kini Papua tengah dilanda kerusuhan karena isu rasial.

Utusan Megawati itu adalah Komarudin Watubun. Komarudin menemui pemimpin dan pemuka agama di Provinsi Papua. Mereka membahas berbagai permasalahan di sana.

Pertemuan khusus Komarudin Watubun yang juga adalah Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP dengan pemimpin Umat Katolik Keuskupan Jayapura, Uskup Leo Laba Ladjar, OFM, dan dilanjutkan pertemuan dengan pimpinan Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua berlangsung, Sabtu (31/8/2019) kemarin.

Pada momentum itu, Komarudin menyampaikan pesan-pesan khusus Megawati Soekarnoputri, sebagaimana rilis yang diterima Antara di Kota Jayapura, Papua, Minggu (1/9/2019). Ketika bertemu Uskup Leo Laba Ladjar,OFM di Keuskupan Jayapura, Komarudin Watubun didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Papua John Wempi Wetipo. Saat bertemu pimpinan Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah

Papua di kediaman Ketua Badan Pekerja Am Sinode (BPAS) GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., utusan khusus Megawati Soekarnoputri itu didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Papua John Wempi Wetipo dan Sekretaris Calvin Mansnembra.

Ikut mendampingi Ketua Umum BPAS GKI di Tanah Papua adalah Wakil Ketua BPAS GKI Pdt. Hiskis Rollo,S.Th., Sekretaris BPAS GKI Pdt. Daniel Kaigere, S.si.

Kepada Uskup Leo laba Ladjar OFM, utusan khusus Ketua Umum DPP PDIP itu menyampaikian pesan-pesan penting dari Megawati Soekarnoputri terkait dengan merajut kebersamaan dan semangat persaudaraan menuju perdamaian dan kesejahteraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Komarudin mengatakan bahwa Megawati Soekarnoputri senantiasa memberikan perhatian sangat besar bagi perdamaian dan kesejahteraan hidup seluruh rakyat Indonesia di Bumi Cenderawasih ini. Menghadapi siatuasi yang sangat krusial akhir-akhir ini di Tanah Papua, Megawati Soekarnoputri menugaskannya untuk mendengar suara para pemimpin dan pemuka agama di wilayah ini.

"Hasil dari semua pertemuan ini akan segera kami laporkan kembali kepada Ketua Umum DPP PDIP di Jakarta untuk segera ditindaklanjuti demi terciptanya perdamaian di tanah Papua,” kata Komarudin Watubun.

baca juga

Keluarga Besar PDIP di seluruh Tanah Air Indonesia senantiasa ikut merasakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan, serta keberhasilan dan kegagalan hidup seluruh lapisan masyarakat Indonesia di Bumi Cenderawasih ini, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan mana pun.

Kepada pihak lain, lanjut Komarudin, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ingin mengingatkan semua anak bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Sangir Talaud hingga Rote-Ndao bahwa semua bersaudara sebangsa dan setanah air Indonesia, bergotong royong membangun kebersamaan hidup sebagai anak bangsa yang sejati demi Indonesia yang satu dan utuh.

“Ibu Megawati Soekarnoputri menaruh perhatian sangat besar bagi kedamaian dan kesejahteraan Tanah Papua dan menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas kasus-kasus kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini yang semua itu dapat merusak pilar-pilar keutuhan dan kedamaian Tanah Papua pada khususnya dan Persada Indonesia pada umumnya,” kata Komarudin Watubun.

Megawati Soekarnoputri mengetahui bahwa para pemimpin dan pemuka agama di Tanah Papua telah berkomitmen menjadi pionir dalam perjuangan menciptakan Papua Tanah Damai sehingga Mega mengutus dirinya menemui para pemimpin dan pemuka agama di wilayah ini.

Komarudin mengakui bahwa pihaknya secepatnya berupaya menemui para pemimpin dan pemuka agama dan gereja-gereja lainya untuk maksud yang sama.

Sementara itu, Pemimpin Umat Katolik Keuskupan Jayapura Uskup Leo Laba Ladjar O.F.M. membenarkan bahwa Megawati Soekarnoputri telah mengirim utusan khususnya, Komarudin Watubun, untuk bertemu dengannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Dalami Dugaan Pihak Asing di Balik Kerusuhan Papua

Polisi Dalami Dugaan Pihak Asing di Balik Kerusuhan Papua

News | Senin, 02 September 2019 | 11:46 WIB

5 Warga Papua Ditangkap Dijerat Undang-Undang Darurat

5 Warga Papua Ditangkap Dijerat Undang-Undang Darurat

News | Senin, 02 September 2019 | 11:21 WIB

Berkantor di Papua, Kapolri dan Panglima TNI akan Temui Tokoh Penting

Berkantor di Papua, Kapolri dan Panglima TNI akan Temui Tokoh Penting

News | Senin, 02 September 2019 | 11:16 WIB

Kabar Terkini Papua, 4 Warga Tewas Usai Demo Rusuh di Jayapura

Kabar Terkini Papua, 4 Warga Tewas Usai Demo Rusuh di Jayapura

News | Senin, 02 September 2019 | 09:38 WIB

Demi Kedamaian Tanah Papua, Semua Pihak Diminta Menahan Diri

Demi Kedamaian Tanah Papua, Semua Pihak Diminta Menahan Diri

News | Senin, 02 September 2019 | 09:27 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×