JK Minta Pengajar di Pesantren Terpadu Prof Hamka Gunakan Cara Modern

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 03 September 2019 | 16:57 WIB
JK Minta Pengajar di Pesantren Terpadu Prof Hamka Gunakan Cara Modern
Wapres Jusuf Kalla meresmikan asrama putri dan ruang kelas Pesantren Modern Terpadu Prof Hamka di Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/9/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta pada tenaga pendidik di Pesantren Modern Terpadu Prof Hamka, untuk bisa memberikan pelajaran dengan cara yang lebih modern. Hal itu disampaikan JK saat meresmikan asrama putri dan ruang kelas Pesantren Modern Terpadu Prof Hamka di Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/9/2019).

JK menuturkan, dengan tingginya semangat belajar keagamaan di Indonesia seharusnya bisa diterapkan dengan cara yang modern, namun tidak melenceng dari tafsirannya.

"Tugas utama para pendiri para ustadz bagaimana mendidik pengetahuan agama sesuai zamannya karena zaman juga pengetahuan politik mengubah sifat-sifat pengertian keagamaan," kata JK.

"Ilmu universal, agama kita modern jika ditafsirkan sesuai zamannya," JK menambahkan.

JK kemudian menjelaskan bahwa pesantren memiliki beban yang berat lantaran mesti memberikan pendidikan keagamaan secara utuh dibandingkan dengan sekolah umum. Akan tetapi, pesantren juga bisa bersaing dengan memanfaatkan teknologi.

Wapres Jusuf Kalla dan Buya Syafii saat peresmian Rusun dan asrama putri dan ruang kelas Pesantren Modern Terpadu Prof Hamka di Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/9/2019). (Suara.com/Ria Rizki)
Wapres Jusuf Kalla dan Buya Syafii saat peresmian Rusun dan asrama putri dan ruang kelas Pesantren Modern Terpadu Prof Hamka di Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/9/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Ia mencontohkan seperti pesantren modern Darussalam Gontor di Jawa Timur.

"Apa yang kita harapkan pesantren menuntut ilmu keagamaan dan umum di zamannya dan mendahului zamannya," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Ma'arif atau Buya Syafii pun turut hadir dalam acara tersebut.

Pada pidatonya, JK sempat memuji semangat Buya yang terus mendorong pemerintah turun bantu membangun pesantren di daerah Aie Pacah, Kota Padang, Sumbar tersebut.

baca juga

"Permintaan Buya ini amal baik, amal jariyah kalau ditambah lagi ya telepon juga menterinya. Ini amal jariyah anak-anak kita ketika memakai sebagian umur kita," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres JK Sebut GoJek dan Grab Koperasi Terhebat di Indonesia

Wapres JK Sebut GoJek dan Grab Koperasi Terhebat di Indonesia

News | Selasa, 03 September 2019 | 16:05 WIB

Wapres JK Sarankan Mahasiswa Tak Ngebet Jadi PNS

Wapres JK Sarankan Mahasiswa Tak Ngebet Jadi PNS

News | Selasa, 03 September 2019 | 15:02 WIB

Sambangi Universitas Negeri Padang, JK Berikan Penghargaan ke Pemenang MEA

Sambangi Universitas Negeri Padang, JK Berikan Penghargaan ke Pemenang MEA

News | Selasa, 03 September 2019 | 10:19 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×