Baru Bebas dari Penjara, Istri Ditembak Mati Suami Jelang Sidang Cerai

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 03 September 2019 | 20:00 WIB
Baru Bebas dari Penjara, Istri Ditembak Mati Suami Jelang Sidang Cerai
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita tewas ditembak suaminya di luar gedung pengadilan di Arbil, Region Kurdistan, Minggu (1/9/2019). Saat itu keduanya tengah mengurus perceraian.

Insiden itu terjadi tepatnya di area parkir Pengadilan Hukum Arbil, setelah sidang keempat perceraian. Menurut keterangan polisi, pelaku melepaskan enam kali tembakan ke istrinya.

Kepala Departemen Kepolisian Arbil Abdul Khaliq Talaat mengatakan, pelaku langsung ditangkap di tempat kejadian dan didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama.

"Penyelidikan awal dengan suami setelah penangkapannya menunjukkan bahwa akar masalah berawal pada 2018 ketika wanita itu ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara sampai April 2019 karena konflik sosial," kata Talaat kepada Kurdistan 24.

"Setelah wanita itu dibebaskan, kedua belah pihak mengajukan gugatan cerai. Hari ini seharusnya menjadi sidang keempat mereka," tambahnya.

Dikutip SUARA.com dari The Independent, Direktur Eksekutif Organisasi Hak-Hak Perempuan Iran dan Kurdi (IKWRO) Diana Nammi mengutuk pembunuhan itu.

"Saya sangat kesal dan marah ketika melihat berita itu," kata Nammi, yang badan amalnya di Inggris aktif membantu para korban kekerasan berbasis kehormatan, pernikahan paksa, khitan pada wanita, dan kekerasan dalam rumah tangga.

"Kami sangat mengutuk pembunuhan demi kehormatan seperti kasus ini. Dia dipenjara selama satu setengah tahun karena berselingkuh. Ketika dia dibebaskan dari penjara, dia ingin bercerai di pengadilan, karena dia tidak diizinkan melakukannya di penjara, dan kemudian dia ditembak," katanya lagi pada The Independent.

"Ayah wanita itu sendiri merespons pembunuhan itu dengan mengatakan bahwa putrinya telah menerima keadilan. Dia mendukung pelaku. Pembunuhan demi kehormatan diterima di dalam komunitas Kurdistan," imbuh Nammi.

baca juga

Ia menambahkan bahwa dirinya percaya, "Pemerintah di sana memiliki tanggung jawab untuk melindungi wanita, bukannya membiarkan mereka dibunuh. Membiarkan seorang pria membunuh wanita di siang hari itu salah. Saya percaya sangat bahwa pria itu pantas dihukum seumur hidup."

Hingga saat ini identitas pasutri itu tak dipublikasikan oleh polisi, dan penyelidikan lebih lanjut atas insiden tersebut masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tok! Terbukti Terima Suap, Hakim Lasito Divonis 4 Tahun Penjara

Tok! Terbukti Terima Suap, Hakim Lasito Divonis 4 Tahun Penjara

Jawa Tengah | Selasa, 03 September 2019 | 13:45 WIB

Tepergok Mandi Bareng Ipar usai Bersetubuh, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Tepergok Mandi Bareng Ipar usai Bersetubuh, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Jatim | Kamis, 29 Agustus 2019 | 17:58 WIB

Proses Mediasi Kivlan Zen dan Wiranto Diwarnai Keributan, Ini Pemicunya

Proses Mediasi Kivlan Zen dan Wiranto Diwarnai Keributan, Ini Pemicunya

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 15:13 WIB

Setya Novanto Ajukan PK Kasus Korupsi E-KTP

Setya Novanto Ajukan PK Kasus Korupsi E-KTP

Foto | Rabu, 28 Agustus 2019 | 13:27 WIB

Jadi Sasaran Amarah, Kondisi Mobil Ini Bikin Orang Mengelus Dada

Jadi Sasaran Amarah, Kondisi Mobil Ini Bikin Orang Mengelus Dada

Otomotif | Selasa, 27 Agustus 2019 | 18:58 WIB

Terkini

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:08 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:06 WIB

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

×