Mau Gabung Ali Kalora, 3 Terduga Teroris di Sulteng Ditangkap

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Kamis, 05 September 2019 | 19:09 WIB
Mau Gabung Ali Kalora, 3 Terduga Teroris di Sulteng Ditangkap
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris di Palu, Sulawesi Tengah. Ketiga terduga teroris tersebut diduga hendak bergabung dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, ketiganya ditangkap pada Selasa (3/9/2019) lalu. Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda.

Dedi menuturkan, awalnya, Densus 88 Antiteroris menangkap terduga teroris berinisial CA alias Enal di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Taiwei, Sulawesi Tengah.

Setelah itu, pada hari yang sama, dua terduga teroris lainnya ditangkap, yakni A bin U alias Angga di Jalan Banteng, Kecamatan Palu Selatan, Sulawesi Tengah dan AS alias Putra alias Siregar ditangkap di Jalan Malaya, Kecamatan Palu Selatan, Sulawesi Tengah.

"Keterlibatan tiga tersangka tersebut akan bergabung ke kelompok Mujahidin Indonesia Timur kelompok Ali Kalora yang berada di Gunung Biru," kata Dedi di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Dedi mengungkapkan, ketiga terduga teroris tersebut beberapa kali telah melakukan latihan paramiliter seperti latihan menembak, dan fisik. Selain itu, mereka diduga telah menyiapkan aksi amaliah.

"Terduga sudah menyiapkan amaliah, karena pada setiap yang bersangkutan keluar rumah selalu persiapkan diri dengan membawa parang dan golok," ungkapnya.

Dedi menyebutkan, dari penangkapan ketiga terduga teroris pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Beberapa barang bukti yang telah diamankan di antaranya buku-buku jihad dan buku merakit bom. Selain itu, juga ditemukan beberapa barang bukti lainnya berupa senapan angin, peluru angin, busur panah, ketapel besi, peredam senapan angin, teleskop, parang hingga kunci T yang biasa digunakan oleh pencuri kendaraan sepeda motor.

baca juga

"Paling banya barang buktinya yang paling bahaya si AS, alias Putra alias Siregar. Karena ada potonganan besi, rangkaian kabel, kemudian ada pipa, ada bubuk-bubuk ywng harus diuji forensik. Ini bubuk-bubuk untuk apa, bisa digunakan (untuk bahan peledak) low atau high eksplosif," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Terduga Teroris Dilecehkan Densus, Polri: Itu Tidak Benar!

Istri Terduga Teroris Dilecehkan Densus, Polri: Itu Tidak Benar!

News | Kamis, 05 September 2019 | 18:41 WIB

Polri Klaim Sudah Deteksi Veronica Koman di Luar Negeri, Tinggal Ditangkap

Polri Klaim Sudah Deteksi Veronica Koman di Luar Negeri, Tinggal Ditangkap

News | Kamis, 05 September 2019 | 14:28 WIB

Merah Putih Diganti Bintang Kejora, Pemanjat Tiang di Papua Masih Misterius

Merah Putih Diganti Bintang Kejora, Pemanjat Tiang di Papua Masih Misterius

News | Rabu, 04 September 2019 | 17:30 WIB

Tersangka Hoaks, Jejak Digital Veronica Koman Dilacak hingga ke Luar Negeri

Tersangka Hoaks, Jejak Digital Veronica Koman Dilacak hingga ke Luar Negeri

News | Rabu, 04 September 2019 | 17:13 WIB

Serukan Referendum Papua, Alasan Polisi Tetapkan Veronica Koman Tersangka

Serukan Referendum Papua, Alasan Polisi Tetapkan Veronica Koman Tersangka

News | Rabu, 04 September 2019 | 15:20 WIB

Polri Pastikan Korban Tewas Tabrakan Beruntun Tol Cipularang 8 Orang

Polri Pastikan Korban Tewas Tabrakan Beruntun Tol Cipularang 8 Orang

News | Senin, 02 September 2019 | 18:52 WIB

Terkini

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:42 WIB

Jaksa Tuntut Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto 5,5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Nikel

Jaksa Tuntut Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto 5,5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Nikel

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:42 WIB

3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal

3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:40 WIB

Pelatih Bangladesh Blak-blakan Jelang Lawan Timnas Indonesia: Suporter Jangan Banyak Berharap

Pelatih Bangladesh Blak-blakan Jelang Lawan Timnas Indonesia: Suporter Jangan Banyak Berharap

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:38 WIB

Pertamini dan Pengecer BBM di Kendari Dibongkar Petugas

Pertamini dan Pengecer BBM di Kendari Dibongkar Petugas

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:37 WIB

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:35 WIB

Menengok Gemasnya Kamar Hotel Bertema Aminasi 'JUMBO', Seru untuk Liburan Keluarga

Menengok Gemasnya Kamar Hotel Bertema Aminasi 'JUMBO', Seru untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:34 WIB

Cerita Ngeri Kapten Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Diberondong 4 Peluru Koma 3 Hari

Cerita Ngeri Kapten Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Diberondong 4 Peluru Koma 3 Hari

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:33 WIB

AHM Akan Kembangkan Bisnis Daur Ulang Baterai Motor Listrik

AHM Akan Kembangkan Bisnis Daur Ulang Baterai Motor Listrik

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:32 WIB

Tom Lembong Tegaskan Nadiem Tak Bersalah: Kebijakan Boleh Pro-Kontra, Tapi Hukum Bicara Keadilan

Tom Lembong Tegaskan Nadiem Tak Bersalah: Kebijakan Boleh Pro-Kontra, Tapi Hukum Bicara Keadilan

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:32 WIB

×