Hendropriyono Sebut Benny Wenda Pengkhianat: Jangan Dikasih Panggung

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 06 September 2019 | 00:50 WIB
Hendropriyono Sebut Benny Wenda Pengkhianat: Jangan Dikasih Panggung
Mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto memberikan keterangan pers usai bertamu ke rumah mantan Kepala BIN AM Hendropriyono pada Kamis (5/9/2019). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono meminta media massa dan masyarakat pada umumnya untuk tidak memberi tempat bagi orang asing yang mencoba memecah belah NKRI dalam kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Nama pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda disebut Hendropriyono sebagai salah satu orang asing tersebut.

"Jangan kasih panggung kepada orang-orang asing yang main baik dia dari luar negeri maupun ada di Papua, dia ngacak-ngacak negeri kita jangan dikasih panggung. Benny Wenda kan orang asing, bukan orang Indonesia. Jadi banyak lagi bule yang ada di sana yang nyebar-nyebarkan itu," kata Hendropriyono usai menjamu Prabowo Subianto di kediamannya di Kompleks Senayan Residence, Jakarta pada Kamis (5/9/2019).

Menurutnya, informasi tentang Papua yang disebarkan orang-orang seperti Benny Wenda adalah informasi hoaks yang ditunggangi oleh kepentingan asing untuk mengambil Papua dari NKRI.

"Sasaran dari hoaks yang mereka lempar untuk menggalang opini umum nasional maupun internasional ini tidak terbatas, makanya kita melawannya juga tidak terbatas, jadi seluruh bangsa Indonesia bersatu padu, dan yang mempersatukan kita tidak lagi seperti jaman dulu ada komandan nya, melawan hoaks ini kita perang di dunia maya," tegasnya.

Kepala BIN RI pertama itu menilai setiap orang ataupun kelompok masyarakat yang mendukung pemisahan Papua dari Indonesia adalah pengkhianat bangsa.

"Tidak malu-malunya menjadi pengkhianat di depan anak-anak muda kita, kaum kuda ini kan tahunya bangsa kita ini Indonesia satu, kalau ada yang celometan hanya karena ingin daapt panggung untuk nama sendiri juga untuk LSM-nya untuk kelompok nya untuk interest mereka sendiri berhentilah, itu pengkhianatan namanya," tutup Hendropriyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santap Nasi Mandi di Rumah Hendropriyono, Prabowo Akui Langgar Aturan Diet

Santap Nasi Mandi di Rumah Hendropriyono, Prabowo Akui Langgar Aturan Diet

News | Kamis, 05 September 2019 | 23:33 WIB

Prabowo: Saya Yakin Pemerintah Sudah Merancang yang Terbaik untuk Papua

Prabowo: Saya Yakin Pemerintah Sudah Merancang yang Terbaik untuk Papua

News | Kamis, 05 September 2019 | 23:00 WIB

Bahas Kerusuhan Papua di Rumah Hendropriyono, Prabowo: Kami Harus Kompak

Bahas Kerusuhan Papua di Rumah Hendropriyono, Prabowo: Kami Harus Kompak

News | Kamis, 05 September 2019 | 22:18 WIB

Terkini

Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi

Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:55 WIB

Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz

Amerika Serikat Paksa 50 Kapal Komersial Putar Balik Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:53 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:44 WIB

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:30 WIB

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:28 WIB

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:27 WIB

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB