Sujiwo Tejo: Jangan Pilih Pemimpin yang Mau Lemahkan KPK

Rendy Adrikni Sadikin | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 07 September 2019 | 16:23 WIB
Sujiwo Tejo: Jangan Pilih Pemimpin yang Mau Lemahkan KPK
Cuitan Sujiwo Tejo. (Twitter/@sudjiwotedjo)

Suara.com - Seniman Sujiwo Tejo menunjukkan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu diunggapkan lewat Twitter pribadinya @sudjiwotedjo pada Sabtu (7/9/2019).

Pria yang memiliki nama asli Agus Hadi Sudjiwo menyerukan masyarakat untuk memilih pemimpin dan partai politik yang tepat pada Pemilu 2024. Ajakan tersebut diakui Sujiwo Tejo telah ia pikirkan secara matang.

Sementara pemimpin dan partai politik yang layak dipilih adalah mereka yang menolak upaya pelemahan kinerja KPK.

"Di Pemilu 2024 jangan mencoblos partai/capres mana pun yang kini beraklamasi mendukung pelemahan terhadap KPK. Kecuali partai-partai tersebut merevisi aklamasinya. Twit ini aku tulis dengan mantra Kolocokro dalam hati...lengkap dengan Ya Hayyu Ya Qoyyum...and i mean it," tulis @sudjiwotedjo.

Sontak cuitan tersebut direspons warganet, tak sedikit dari mereka yang memberikan komentar bernada dukungan seperti ini.

"Kalau presiden sudah bikin dekrit gini, sebagai rakyat siap melaksanakan," tulis @salaamitusalam.

"Siaap..sudah disrinsut dan dikasih reminder di maret 2024," celoteh @Kurniadi_sr.

Diketahui, sebelumnya DPR RI menyetujui revisi UU KPK menjadi RUU inisiatif DPR, Kamis siang. Dalam pembahasan yang singkat, seluruh fraksi setuju akan adanya draft revisi UU KPK.

Revisi UU KPK tersebut nantinya akan dibahas bersama pemerintah. Dalam draft tersebut, kewenangan KPK makin dibatasi, diantaranya dengan usulan adanya dewan pengawas.

Penyidik harus melapor pada dewan pengawas untuk bisa melakukan penyadapan atau penggeledahan. Revisi UU KPK tersebut juga mengatur soal penghentian kasus korupsi.

Keputusan tersebut pun menuai kontroversi dari sejumlah pihak. Mereka mendesak Presiden Jokowi untuk menolak revisi UU KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hapus Twit Blunder Cibir Jokowi, Aktivis HAM Akui Salah dan Minta Maaf

Hapus Twit Blunder Cibir Jokowi, Aktivis HAM Akui Salah dan Minta Maaf

News | Jum'at, 06 September 2019 | 19:56 WIB

Laode M Syarif: Kalau Mau Ubah KPK Konsultasikan Pada Rakyat Indonesia

Laode M Syarif: Kalau Mau Ubah KPK Konsultasikan Pada Rakyat Indonesia

News | Jum'at, 06 September 2019 | 18:00 WIB

Transparency International Indonesia Desak Jokowi Tolak Revisi UU KPK

Transparency International Indonesia Desak Jokowi Tolak Revisi UU KPK

News | Jum'at, 06 September 2019 | 17:29 WIB

Fahri Hamzah Sebut Ada Pimpinan KPK Usul Revisi UU KPK Dilanjutkan

Fahri Hamzah Sebut Ada Pimpinan KPK Usul Revisi UU KPK Dilanjutkan

News | Jum'at, 06 September 2019 | 13:56 WIB

Terkini

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB