Berawal Kagumi Baterai, Mobil Listrik Moeldoko Siap Mengaspal di Indonesia

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 12 September 2019 | 20:27 WIB
Berawal Kagumi Baterai, Mobil Listrik Moeldoko Siap Mengaspal di Indonesia
Moeldoko (tengah baju putih) saat menyambangi pabrik Karoseri Mobil Anak Bangsa di Demak, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). (Suara.com/Ambar Adi Winarso)

Suara.com - Berawal Kagumi Baterai, Mobil Listrik Moeldoko Siap Mengaspal di Indonesia.

Cukup unik sisi lain dari seorang Moeldoko, pensiunan Jenderal itu rupanya menggandrungi dunia teknokrat. Jauh dari keahlian utama dia sebagai pakar militer sesuai jabatan terakhirnya Panglima TNI.

Semua berawal saat Moeldoko menjabat Wakil Gubernur Lemhanas pada 2011 silam, dia kagum akan fungsi benda bernama baterai. Berapapun ukuran bentuknya memiliki energi yang bisa menggerakan mesin yang menjadi sumber energinya.

Dia memiliki pikiran bahwa suatu saat baterai itu adalah masa depan dan sebaliknya masa depan itu ada pada baterai. Terkini, impian itu dia torehkan menciptakan mobil listrik dengan brand Mobil Anak Bangsa (MAB).

"Berawal dari waktu saya menjadi Wakil Gubernur Lemhanas, saya punya pandangan bahwa baterai adalah masa depan dan masa depan adalah baterai," katanya, saat menyambangi pabrik Karoseri Mobil Anak Bangsa di Demak, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019).

Pemikirannya terbukti, usai purna dari Panglima TNI di 2015, kesempatan mewujudkan baterai sebagai masa depan dia realisasikan. Berawal saat bertandang ke sebuah pabrik baterai di Shanghai Cina, mimpi untuk membuat mobil listrik milik anak bangsa semakin tinggi.

"Mobil Anak Bangsa hadir karena ingin memberi manfaat bagi lingkungan, maka produk awalnya adalah untuk passenger mobile, untuk kita wujudkan jadi bus. Jadi untuk penumpang umum dulu," katanya.

Tempat perakitan dan produksinya ada di sebuah pabrik Karoseri di Jalan Raya Demak - Kudus Km 5, Demak, Jawa Tengah. Dia mengakuisi sebuah perusahaan karoseri yang dulu bernama Karoseri Nusantara Gemilang. Sudah satu tahun pengerjaan proyek bus listrik dia kerjakan di situ.

Moeldoko yang sekaligus owner dan founder MAB menerangkan, saat ini sudah banyak pemesanan bus listriknya untuk berbagai instansi dan perusahaan.

"Sudah ada kebutuhan permintaan dari PPD di 2020 kebutuhan mobil listrik 130 bus, dari air port minta, Garuda juga minta, Mitsui juga minta," katanya.

Pada November 2019 ini, dia menyebut sudah bisa memproduksi sekitar 30 unit bus listrik yang siap mengaspal. Spesifikasi bus MAB memiliki panjang 12 meter, dengan sistem motor penggerak baterai dengan kapasitas baterai 250 KVA, mampu menempuh perjalanan 250 hingga 300 KM dalam sekali pengisian baterai.

"Sekali charging 2,5 jam, menempuh 250 sampai 300 KM, di tengah perjalanan jika di-charging 1 jam bisa menambah jarak tempuh 125 kilometeran. Jadi cukup cepat pengisiannya," jelasnya.

Untuk saat ini dia sudah memiliki tiga bus listrik sebagai prototipe yang sudah mendapat izin dari Kemenhub, Kemendag, dan Kemenperin. Tiga bus tersebut sudah dijajal berulang kali dan tidak menemukan kendala sama sekali.

Dia juga menjamin bahwa bus listrik MAB berbeda dengan produk sejenisnya yang lebih dulu ada, dimana semua sudah pada tenggelam dan tak ada kabar sampai saat ini perkembangannya.

"Kami mengawali sebagai brand baru yang kami miliki, tapi kami membangun indsutri ini tidak comot sana comot sini, tidak, tapi memang saya mengikuti selayaknya industri ini berjalan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Bergaya Retro Siap Gemparkan Dunia, Mau?

Mobil Listrik Bergaya Retro Siap Gemparkan Dunia, Mau?

Your Say | Kamis, 12 September 2019 | 19:00 WIB

Moeldoko: Logo Rokok Djarum Itu Persepsi, Audisi Harus Diteruskan

Moeldoko: Logo Rokok Djarum Itu Persepsi, Audisi Harus Diteruskan

Sport | Kamis, 12 September 2019 | 14:05 WIB

Buat Kendaraan Bermotor Listrik, Mestinya Ditetapkan Satu Platform

Buat Kendaraan Bermotor Listrik, Mestinya Ditetapkan Satu Platform

Otomotif | Kamis, 12 September 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB