Buat Kendaraan Bermotor Listrik, Mestinya Ditetapkan Satu Platform

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 12 September 2019 | 13:00 WIB
Buat Kendaraan Bermotor Listrik, Mestinya Ditetapkan Satu Platform
Sejumlah pengemudi mobil listrik menunggu melakukan pengisian ulang baterai listrik di Stasiun Pengisian Cepat Baterai Kendaraan Listrik milik ABB yang ada di Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BPPT usai melakukan konvoi pada penutupan Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (7/9/2019). Kegiatan tersebut guna mensosialisasikan kendaraan listrik ke masyarakat. Sebagai ilustrasi mobil listrik [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww].

Suara.com - Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL diharapkan akan segera mengisi pasar otomotif Indonesia. Yang menjadi sasaran antara lain adalah berkurangnya tingkat emisi kendaraan bermotor, khususnya di Ibu Kota Jakarta. Kedua, adalah mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak bumi atau fosil.

Dikutip dari kantor berita Antara, Direktur Jenderal (Dirjen) Penguatan Inovasi, Jumain Appe memaparkan akan perlunya menetapkan satu platform bagi kendaraan listrik. Di mana nantinya dari platform ini bisa dikembangkan menjadi produk sedan, angkot atau mini bus.

Menurutnya, dengan kolaborasi untuk mengerjakan satu platform kendaraan listrik, maka akan mendorong percepatan pembuatan mobil listrik. Atas dasar inilah sebaiknya pemerintah menetapkan platform kendaraan listrik yang dikembangkan.

Selain itu, juga perlu dipastikan bahwa sasaran awal pemasaran kendaraan listrik akan berkolerasi langsung dengan platform mobil listrik. Misalnya, jika ingin membuat kendaraan listrik berupa angkot, maka pemerintah bisa menjual angkot ke perusahaan angkot dan mengeluarkan kebijakan untuk memberikan izin kepada angkot bertenaga listrik.

Dan berbicara soal kendaraan listrik bagi kebutuhan umum, nantinya bisa pula dibuat mini bus untuk keperluan kampus, pemerintah atau badan usaha. Sehingga untuk tahap awal, pasar bagi komersialisasi kendaraan listrik terarah dengan jelas.

"Secara teknologi kita sudah kuasai sekarang, yang paling penting dari apa yang sudah ada ini, ditetapkan platformnya. Seperti untuk motor, maka seperti inilah spesifikasinya. Untuk mobil juga harus tahu platformnya, mau bus, mau minibus, mau angkot atau mau sedan, itu harus ada," papar Jumain, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (10/9/2019).

"Tahap-tahap awal pasarannya harus jelas, jadi kita harus bisa membuat satu produk yang bisa dijual di awal supaya industrinya bisa berkembang terus. Setelah itu, kita memproduksi dengan baik, punya fasilitas sendiri, kita melangkah mau kemana lagi produksinya," tambahnya.

Dirjen Penguatan Inovasi juga menyatakan, karena investasi di mobil listrik besar maka lebih bagus jika Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengambil bagian terbesar dalam pengembangannya untuk kepastian investasinya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Kabar Otomotif Pagi: Frankfurt Motor Show Sampai Mobil Baru

Top 5 Kabar Otomotif Pagi: Frankfurt Motor Show Sampai Mobil Baru

Otomotif | Kamis, 12 September 2019 | 10:25 WIB

IAA 2019 Resmi Dibuka, KBL dan Mobility Jadi Primadona

IAA 2019 Resmi Dibuka, KBL dan Mobility Jadi Primadona

Otomotif | Rabu, 11 September 2019 | 16:00 WIB

Projek Tanggap Bencana dari Sektor Otomotif Ini Bagus Diterapkan

Projek Tanggap Bencana dari Sektor Otomotif Ini Bagus Diterapkan

Otomotif | Selasa, 10 September 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×