Bus Listrik Moeldoko Kantongi Laik Jalan, Harganya Capai 4,5 Miliar?

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 13 September 2019 | 01:00 WIB
Bus Listrik Moeldoko Kantongi Laik Jalan, Harganya Capai 4,5 Miliar?
Moeldoko (tengah baju putih) saat menyambangi pabrik Karoseri Mobil Anak Bangsa di Demak, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). (Suara.com/Ambar Adi Winarso)

Suara.com - Bus Listrik Moeldoko Kantongi Laik Jalan, Harganya Capai 4,5 Miliar?

Bus listrik Mobil Anak Bangsa (MAB) milik mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko diklaim sudah memilki izin laik jalan. Baik dari persyaratan Kementerian ESDM, Kemenhub, Kemenperin, sampai Kemendag. Bus listrik MAB pun sudah mendapat pesanan beberapa pihak.

Spesifikasi yang ditawarkan, ada beberapa tipe diantarnya ada tipe 12 meter yang saat ini menjadi core bisnisnya dalam pemesanan. Sementara tipe ukuran 8 meter dan tipe kecil semacam angkot sedang dipersiapkan.

"Maka kita sudah menyiapkan ke arah sana tinggal nanti kapan itu dimulai tapi kita sudah punya jadwal menuju ke sana," kata Moeldoko, saat menyambangi pabrik MAB miliknya di Demak, Kamis (12/9/2019).

Indonesia pun, kata Moeldoko segera akan mandiri memiliki mobil listrik karya anak bangsa lantaran ekosistem mobil listrik di Indonesia mulai diperhatikan pemerintah. Semua stakeholder mulai dari pengusaha, pemerintah dan masyarakat sudah mendukung semuanya.

"Dari Kemenkeu sudah memikirkan insentif untuk mobil listrik, Kemenhub juga menyiapkan pengaturan mobil listrik apakah bagaiman spesifikasinya, Kemenperin juga memberikan dukungan untuk industrinya bagaiman develop. Intinya respon semua," katanya.

Dia menjamin, saat bus listriknya sudah dipesan dan siap dioperasikan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian ESDM dan PLN untuk penyediaan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) dalam proses recharging bateri.

"Dari kementerian ESDM, PLN, pemerintah daerah juga mendukung. Termasuk berkaitan dengan soket tempat parkir dan penempatan stasiun pengisian listrik umum (SPLU)," yakin Moeldoko.

"Jadi enggak usah khawatir tentang itu karena kami sudah bekerja menyiapkan rangkaiannya," imbuhnya.

baca juga

Disinggung harga per unit bus listriknya, Moeldoko mengungkap jika semua tergantung dari komponen dan nilai dolar yang berlaku saat itu. Dikarenakan ada beberapa komponen yang masih impor.

Dia mengakui untuk tingkat komponen dalam negeri (TKDN) masih 40 persen, dimana beberapa komponen impor ada dari baterai, motor, dan inventer.

"Harga sangat tergantung dari nilai dolar tapi rata-rata di angka Rp 4,5 miliar, saya pikir itu angka yang tidak tinggi karena banyak benefit yang bisa diambil dari mobil listrik," katanya.

Kata Moeldoko, beberapa keuntungan memiliki produk MAB diantaranya bahan bakar irit dengan penggunanya 30 persen rata-rata, low cost maintenance, dan zero emisi bagi lingkungan.

"Saya berharap ini model betul-betul mobil anak bangsa, menjadi kebanggan semuanya dan saya berharap teman teman untuk bisa memesan, jangan mengutamakan mobil import karena mobil anak bangsa sungguh bisa menjawab kebutuhan, standarnya Eropa, tidak ecek-ecek, dijamin pasti puas," katanya menjawab penasaran masyarakat soal bus listrik Moeldoko yang kini sudah kantongi laik jalan.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berawal Kagumi Baterai, Mobil Listrik Moeldoko Siap Mengaspal di Indonesia

Berawal Kagumi Baterai, Mobil Listrik Moeldoko Siap Mengaspal di Indonesia

News | Kamis, 12 September 2019 | 20:27 WIB

Siap Melaju Pada 2020, Bus Listrik MAB Sudah Dipesan Ratusan Unit

Siap Melaju Pada 2020, Bus Listrik MAB Sudah Dipesan Ratusan Unit

Otomotif | Kamis, 05 September 2019 | 12:59 WIB

Tak Hanya Wacana, Ibu Kota Baru Gunakan Kendaraan Bermotor Listrik

Tak Hanya Wacana, Ibu Kota Baru Gunakan Kendaraan Bermotor Listrik

Otomotif | Rabu, 04 September 2019 | 18:20 WIB

Terkini

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×