Habibie dalam Ingatan Xanana: Rutan Cipinang hingga Referendum Timor Leste

Bangun Santoso

Senin, 16 September 2019 | 05:54 WIB
Habibie dalam Ingatan Xanana: Rutan Cipinang hingga Referendum Timor Leste
Presiden Pertama Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao atau Xanana Gusmao (tengah) didampingi Dubes Timor Leste untuk Indonesia Alberto Xavier Pereira Carlos (kiri) berjalan menuju makam Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (15/9/2019). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Suara.com - Mata Xanana Gusmao tampak merah dan berkaca-kaca, sembab karena sisa air mata yang masih basah saat keluar dari rumah mendiang BJ Habibie, kawan lamanya, di bilangan Kuningan, Jakarta, Sabtu (14/9) malam.

Xanana tidak bisa langsung terbang ke Jakarta dari Timor Leste setelah mendengar Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie tutup usia pada Rabu (11/9). Pun esok harinya, saat jenazah Habibie dikebumikan.

"Ini yang saya tidak akan lupakan," kata Xanana, lalu terdiam seperti menahan sesak yang sedikit lagi berubah tangis.

"Tapi sudah, saya tidak bisa cry everyday. Saya akan ikut menyusul. Beliau 83 tahun, adiknya 73. Kita sudah setiap hari mendekati waktunya juga,” lanjut presiden pertama Timor Leste itu yang memposisikan dirinya sebagai adik dari BJ Habibie.

Dukacita tak lupa dia sampaikan. Kepada dua putra Habibie, Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie yang mewakili keluarga mendiang, Xanana menyerahkan surat resmi dari pemerintah Timor Leste dan surat dari dia pribadi.

“Saya ke sini sebagai wakil pemerintah dan seluruh rakyat Timor Leste, membawa pesan untuk keluarga Pak Habibie, mengekspresikan perasaan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ujarnya.

Kehadiran Xanana Gusmao, pejuang kemerdekaan dan presiden pertama Timor Leste, di kediaman mendiang BJ Habibie malam itu, menjadi suatu hal yang istimewa mengingat hubungan historis dan emosional yang terjalin di antara keduanya.

Usai takziah dan menyampaikan dukacita kepada keluarga sang kawan lama, seorang jurnalis bertanya kepada Xanana tentang kenangan tentang Habibie yang tidak pernah dia lupakan.

“Memori tentang Pak Habibie, waktu beliau bilang kasih kepada rakyat Timor Leste hak untuk memilih,” jawab Xanana dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata, namun tegas.

baca juga

Referendum Timor Leste

Presiden Pertama Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao atau Xanana Gusmao (kanan) didampingi Dubes Timor Leste untuk Indonesia Alberto Xavier Pereira Carlos (kedua kanan) memberi hormat di depan makam Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (15/9/2019). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]
Presiden Pertama Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao atau Xanana Gusmao (kanan) didampingi Dubes Timor Leste untuk Indonesia Alberto Xavier Pereira Carlos (kedua kanan) memberi hormat di depan makam Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (15/9/2019). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Dia lantas bercerita tentang pertalian dengan Habibie dan perannya dalam referendum Timor Leste pada 30 Agustus 1999. Kisah dua dekade silam yang kini mengikat sejarah Timor Leste dan Indonesia.

Pada 1999 di masa menjelang referendum, Xanana masih menjadi tahanan politik di era Presiden Soeharto dan dipenjarakan di Cipinang sejak 1992. Xanana berseloroh bahwa saat itu dirinya adalah "warga negara Cipinang."

Sebelum dimasukkan penjara, Xanana aktif dalam Falintil (Forcas Armadas da Libertacao Nacional de Timor-Leste atau Angkatan Bersenjata untuk Pembebasan Nasional Timor Timur), sayap paramiliter dari partai politik Fretelin.

Upaya yang giat dia lakukan untuk melepaskan wilayah Timor Timur saat itu, baru mencapai titik terang ketika BJ Habibie menjabat sebagai presiden Indonesia, menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri atas desakan people power pada Mei 1998.

"Karena tahun '83 saya sudah kasih peace plan, tapi 16 tahun kemudian pada 1999 baru bisa terjadi dan Pak Habibie adalah seorang aktor penentu di situ," kata Xanana.

Di dalam penjara, sebuah kabar datang kepada Xanana bahwa Presiden Habibie telah mengirimkan surat kepada PBB untuk meminta referendum bagi Timor Leste.

Xanana masih ingat betul bagaimana dia berteriak di selnya untuk meluapkan kegembiraan hingga para sipir mendekat dan bertanya ada apa gerangan.

“Mau pecah hatiku, mau pecah,” ujar Xanana berapi-api sembari menunjuk dadanya.

Masa-masa itu akan selalu dikenang Xanana yang merangkum jasa Habibie dalam satu kalimat penuh makna, “Pak Habibie, dalam waktu yang singkat, dalam waktu yang sulit, memberi kesempatan kepada rakyat Timor Leste hak untuk self-determination, oleh karena itu kami tidak akan melupakan beliau.”

Usai melayat ke kediaman Habibie malam itu, keesokan paginya Xanana mengunjungi tempat peristirahatan terakhir mendiang di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (15/9).

Tiba di depan makam Habibie, Xanana sempat duduk terdiam. Tak berapa lama, dia bangkit dan mengalungkan rangkaian bunga dan pada nisan dan menaburkan bunga di atas makam yang masih basah.

Ia lantas menunduk memanjatkan doa dan membungkukkan badan memberi penghormatan kepada kawan lama yang dia anggap sebagai kakak.

Di belakangnya, puluhan mahasiswa Timor Leste yang tengah mengenyam pendidikan tinggi di berbagai universitas di Jakarta dan Bekasi turut memberikan penghormatan kepada Habibie.

Xanana sebelumnya meminta Kedutaan Besar Timor Leste untuk mengundang semua mahasiswa Timor Leste yang ada di Jakarta dan sekitarnya untuk ikut berziarah ke makam mantan presiden RI itu.

Xanana merasa perlu mengajak anak-anak muda Timor Leste untuk memberikan penghormatan karena Habibie berjasa dalam pendirian negara yang berjuluk "Bumi Loro Sae" itu.

“Mereka datang ke makam untuk memberi penghormatan kepada beliau. Jika bukan karena Pak Habibie, mereka tidak akan merasakan kebebasan yang ada hari ini," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat BJ Habibie, Adrie Subono Hafal Surat Yasin

Berkat BJ Habibie, Adrie Subono Hafal Surat Yasin

Entertainment | Minggu, 15 September 2019 | 20:57 WIB

Hafal, Adrie Subono Baca Yasin di Makam BJ Habibe Tanpa Pegang Alquran

Hafal, Adrie Subono Baca Yasin di Makam BJ Habibe Tanpa Pegang Alquran

Entertainment | Minggu, 15 September 2019 | 20:42 WIB

Anak Eks Ajudan Taruh Foto di Makam BJ Habibie, Ada Kisah Haru di Baliknya

Anak Eks Ajudan Taruh Foto di Makam BJ Habibie, Ada Kisah Haru di Baliknya

News | Minggu, 15 September 2019 | 20:31 WIB

Xanana Gusmao Ziarah ke Pusara Habibie

Xanana Gusmao Ziarah ke Pusara Habibie

Foto | Minggu, 15 September 2019 | 15:33 WIB

5 Berita Tekno Hits Minggu 15 September

5 Berita Tekno Hits Minggu 15 September

Tekno | Minggu, 15 September 2019 | 19:00 WIB

Rakyat Palestina di Gaza Salat Gaib dan Takziyah untuk BJ Habibie

Rakyat Palestina di Gaza Salat Gaib dan Takziyah untuk BJ Habibie

News | Minggu, 15 September 2019 | 13:01 WIB

Cerita Mahasiswa di Jerman Disapa Habibie 'Saya Habibie, Dipanggil Eyang'

Cerita Mahasiswa di Jerman Disapa Habibie 'Saya Habibie, Dipanggil Eyang'

News | Minggu, 15 September 2019 | 12:33 WIB

Terkini

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Rilis French Kissing! AND2BLE Bahas Rasa Penasaran dan Ketertarikan Intens

Rilis French Kissing! AND2BLE Bahas Rasa Penasaran dan Ketertarikan Intens

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×