Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Muhamad Yasir

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB
Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?
Betrand Peto didampingi kuasa hukumnya memberikan keterangan pers terkait tudingan melakukan pelecehan dan kekerasan seksaul terhadap perempuan berinisial ANW, di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/9/2026). Dalam keterangannya, Betrand membantah melakukan kekerasan dan pelecehan terhadap ANW. [Rena Pangesti/Suara.com]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menaikkan kasus dugaan kekerasan seksual oleh Betrand Peto terhadap ANW ke tahap penyidikan pada 27 Oktober 2026.
  • Peristiwa dugaan pelecehan tersebut dilaporkan terjadi di sebuah tempat hiburan malam kawasan SCBD, Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026.
  • Polisi telah menyita barang bukti berupa hasil visum, rekaman CCTV, dokumentasi luka, serta percakapan media sosial untuk melengkapi pembuktian.

Suara.com - Polda Metro Jaya menaikkan kasus dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan Betrand Peto terhadap perempuan berinisial ANW ke tahap penyidikan. Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, mulai dari hasil visum hingga rekaman CCTV.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengatakan peningkatan status perkara dilakukan sejak 27 Oktober 2026. Keputusan itu diambil setelah penyidik memeriksa pelapor, saksi-saksi, hingga Betrand selaku terlapor.

“Perkara dengan pelapor ANW tersebut telah meningkat dari tahap penyelidikan ke penyidikan sejak 27 Oktober 2026,” kata Onkoseno kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Selain hasil visum dan rekaman CCTV, penyidik juga telah menyita dokumentasi luka serta percakapan melalui media sosial sebagai barang bukti.

Polisi selanjutnya akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap ANW, Betrand, dan sejumlah saksi untuk melengkapi pembuktian.

"Status hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti,” katanya.

Tempat Hiburan Malam

Kasus ini bermula dari laporan ANW terkait dugaan kekerasan seksual yang disebut terjadi di sebuah tempat hiburan malam (THM) kawasan SCBD, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) malam.

ANW sebelumnya telah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (14/9/2026). Didampingi kuasa hukumnya, Nathaniel Hutagaol, ia dicecar 23 pertanyaan.

baca juga

Usai pemeriksaan, Nathaniel menyoroti sejumlah hal yang menurutnya perlu dijelaskan Betrand, termasuk alasan berada di lokasi kejadian dan apa yang dikonsumsinya sebelum dugaan pelecehan terjadi.

Nathaniel juga mengingatkan agar profesi maupun aktivitas korban di tempat hiburan malam tidak dijadikan alasan untuk membenarkan tindakan pelecehan seksual.

Menurutnya, korban kerap mendapat stigma dan justru disudutkan ketika berani melapor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Terkini

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

×