Viral Aksi Tembak-tembakan di Hajatan Ternyata Dilakoni 3 Anggota Polisi

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 19 September 2019 | 16:20 WIB
Viral Aksi Tembak-tembakan di Hajatan Ternyata Dilakoni 3 Anggota Polisi
Video viral tembak-tembakan di hajatan - (Twitter/@WagimanDeep)

Suara.com - Video viral yang menunjukkan aksi tiga lelaki yang memberondong tembakan ke udara di sebuah acara pesta pernikahan akhirnya terkuak. Ternyata video aksi rentetan tembakan yang sempat menghebohkan jagat maya itu dilakukan tiga anggota polisi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung, Kombes Pandra Arsyad mengatakan jika kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Acara tersebut dihelat pada 15 September 2019 lalu.

"Kejadian yang menjadi viral di sosial dalam beebrapa waktu lalu dapat diketahui bahwa kejadian itu memang benar terjadi di wilayah Lampung di Kota Bumi, Lampung Utara," ujar Pandra saat dikonfirmasi, Kamis (19/9/2019).

Ketiga anggota polisi tersebut adalah Bharatu AI, Bripka WE dan Briptu OK. Saat itu, ia tengah menghadiri acara pernikahan sekaligus pemberian gelar adat dari masyarakat setempat.

"Pihak keluarganya itu adalah keluarga besar Firdaus Amir tersebut akan menikahkan anaknya Aditya dan Monika dan salah seorang pasangan pengantin tersebut akan mendapat gelar kehormatan gelar adat," katanya.

Pandra mengatakan, dalam acara tersebut biasanya selalu diiringi bunyi-bunyian berupa mercon. Hanya saja, kekinian bahan baku mercon sulit diperoleh. Maka, ketiganya memunyai inisiatif untuk memeriahkan rangkaian acara tersebut. Namun, ketiganya malah menggunakan senjata api untuk menciptakan bunyi-bunyian di depan anak-anak.

"Jadi ketiga oknum tersebut yang merupakan berinisial Bharatu AI, Bripka WE dan Briptu OK. Ketua oknum tersebut adalah sebagai bagian dari keluarga besar merasa mempunyai inisiatif, empati untuk memeriahkan acara tersebut, karena sama sekali tidak ada bunyi-bunyian letusan," papar Pandra.

Kekinian, ketiga pria tersebut telah diamankan Bid Propam Polda Lampung untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.

"Upaya yang dilakukan Polri saat ini yaitu Bid Propam Polda Lampung telah mengamankan ketiga oknum tersebut untuk dimintai keterangannya sehubungan dengan penggunaan senjata api laras panjang dan pendek yang dimiliki oknum bersangkutan tersebut secara sah menurut ceritanya," katanya.

baca juga

Diketahui, sempat beredar sebuah video aksi berondongan tembakan dalam hajatan pernikahan di Lampung. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @warung_jurnalis tersebut terlihat seorang pria tampak menembakkan senapan laras panjang berkali-kali ke udara.

Bahkan, anak-anak kecil yang berada di lokasi tersebut tampak memunguti selongsong peluru yang telah jatuh. Kemudian, dua pria lainnya juga menembakkan pistol ke udara secara berkali-kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Viral Tembak-Tembakan di Hajatan, Bocah Rebutan Selongsong Peluru

Video Viral Tembak-Tembakan di Hajatan, Bocah Rebutan Selongsong Peluru

News | Kamis, 19 September 2019 | 09:33 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×