Melintas di Lampu Merah, Pemprov DKI Bakal Bikin Tombol Khusus Pesepeda

Jum'at, 20 September 2019 | 18:56 WIB
Melintas di Lampu Merah, Pemprov DKI Bakal Bikin Tombol Khusus Pesepeda
Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota Jakarta. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuat tombol untuk pesepeda agar bisa melintas dengan aman di persimpangan jalan.

Fungsi tombol ini sama seperti Pelican Crossing yang ketika dipencet akan memberi lampu merah dan mempersilakan pejalan kaki untuk menyebrang.

Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo mengatakan tombol ini dibuat untuk mempermudah para pesepeda melintas. Ketika tombol ini dipencet, lampu lalu lintas di semua jalur di persimpangan akan berwarna merah dan hijau hanya untuk pesepeda.

"Jadi akan ada tombol kemudian yang bersangkutam ketika masuk ke persimpangan itu akan mencet tombol, kemudian seluruh kaki persimpangan untuk kendaraan bermotor (berwarna) merah," ujar Syafrin di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).

Nantinya pesepeda akan diberikan waktu sekitar 15 detik untuk melintas sebelum lalu lintas kendaraan bermotor kembali normal. Ia menyebut pesepeda layak untuk mendapatkan prioritas seperti pejalan kaki.

"Mungkin 10-15 detik kita akan beri prioritas untuk menyebrang sehingga keamanan dan kenyamanan dia untuk melintas persimpangan itu terjamin," jelas Syafrin.

Namun tombol untuk sepeda melintas ini sejauh ini hanya akan diterapkan pada persimpangan sederhana yang tidak memiliki banyak jalur. Ia mencontohkan seperti di kawasan Jalan Diponegoro dan Imam Bonjol.

"Di Diponegoro dan Imam bonjol, dia hanya dua situs ya, itu tetap kami beri prioritas itu prioritasnya sama dengann traffic yang menerus," kata Syafrin.

Untuk mempermudah pesepeda menekan tombol ini, pihaknya akan menyediakan tempat khusus. Tempat ini juga akan menjadi lokasi menunggu pesepeda sebelum diberikan lampu hijau tanda boleh melintas.

Baca Juga: Buat Marka Jalan untuk Pesepeda, Anies Tunggu Aspal di Jakarta Diganti Baru

"Ada ruang henti khusus untuk sepeda. Ada RHKS namanya. Kami siapkan," katanya.

Sebelumnya, jalur sepeda akan dibuat sepanjang 63 km. Pembangunan ini dibagi ke tiga fase. Fase pertama sepanjang 25 kilometer, kedua 23 km, dan ketiga 15 km.

Fase pertama akan meliputi Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka, Jalan Pemuda.

Fase kedua mencakup Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan Jalan RS Fatmawati Raya. Lalu fase ketiga meliputi Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat, dan Jalan Jatinegara Timur.

Desain trek sepeda ketiga fase tersebut rencananya akan selesai pada 19 November mendatang. Fase pertama sudah diuji coba hari ini dengan melakukan konvoi bersepeda dari stadion velodrome, Jakarta Timur ke Balai Kota, Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI