Perkembangan Terbaru Kasus Pengibar Bendera Bintang Kejora di Istana

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Perkembangan Terbaru Kasus Pengibar Bendera Bintang Kejora di Istana
Foto kiriman polisi terkait kondisi tersangka kasus pengibaran Bendera Bintang Kejora yang mendekam di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. (dok. polisi).

"Dikirim ke Kejati DKI ya," katanya.

Suara.com - Aparat kepolisian telah menyerahkan berkas perkara tahap pertama kasus pengibaran Bendera Bintang Kejora di Istana Negara ke Kejaksaan. Berkas perkara kasus  yang telah menyeret mahasiswa Papua sebagai tersangka itu dilimpahkan pada Rabu (18/9/2019). 

"Ya betul. Berkas kasus pengibar Bendera Bintang Kejora sudah kami serahkan pada tanggal 18 September kemarin," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (20/9/2019).

Berkas perkara tahap pertama tersebut diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Hingga kekinian, belum ada balasan dari pihak kejaksaan terkait berkas tersebut.

"Dikirim ke Kejati DKI ya," katanya.

Diketahui, sebanyak enam orang ditetapkan sebagai tersangka terkait pengibaran bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/8/2019) lalu.

Jumlah enam orang yang ditahan ialah Dano Tabuni, Charles Cossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, Ketua Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Surya Anta Ginting dan Wenebita Wasiangge. Kekinian, mereka ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Seluruh tersangka dijerat Pasal 106 dan 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Keamanan Negara.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS