Lewat 18.00 WIB, Belum Ada Imbauan Polisi Bubarkan Pendemo di KPK

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 23 September 2019 | 19:25 WIB
Lewat 18.00 WIB, Belum Ada Imbauan Polisi Bubarkan Pendemo di KPK
Massa pendemo masih bertahan di gedung KPK hingga pukul 18.00 WIB lewat. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Massa pendemo pro RUU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih betah berdemonstrasi depan gedung KPK hingga Senin (23/8/2019) petang. Padahal, waktu telah melewati pukul 18.00 WIB batas melakukan demonstrasi.

Pantauan Suara.com, saat pukul 18.00 WIB massa sempat melakukan solat maghrib berjamaah. Usai salat, massa kembali melanjutkan aksi.

Beberapa lilin terlihat dinyalakan oleh massa aksi. Orator juga melakukan orasi di atas mobil komando. Namun tidak ada imbauan dari kepolisian untuk menghentikan aksi. Bahkan massa melewati kawat besi berduri dan berdiri tepat di depan gedung KPK.

Massa pendemo masih bertahan di gedung KPK hingga pukul 18.00 WIB lewat. (Suara.com/Fakhri).
Massa pendemo masih bertahan di gedung KPK hingga pukul 18.00 WIB lewat. (Suara.com/Fakhri).

Kepolisian juga tidak melakukan tindakan saat massa mulai bertindak anarkis. Mereka sempat membakar ban hingga asap membumbung tinggi.

Bahkan saat massa melempar kayu dan botol plastik kepolisian hanya diam saja. Polisi yang sempat berjaga di depan gedung, saat maghrib justru tidak terlihat.

Aksi ini dilakukan oleh sejumlah elemen seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Laskar Merah Putih. Selain mendukung UU KPK, massa meminta Komisioner KPK untuk mundur.

Sebelumnya, aparat kepolisian memperketat penjagaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Senin siang. Mereka melapisi gedung komisi antirasuah itu dengan kawat berduri untuk mengantisipasi aksi demontrasi yang terus ramai dilakukan para organisasi pendukung maupun menolak RUU KPK.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni mengatakan, pemasangan kawat berduri untuk antisipasi adanya demo besar-besaran di KPK.

"Iya, betul ada penebalan pengamanan, untuk antisipasi saja," ujar Bastoni.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teriak KPK Pengkhianat Bangsa, Massa Tak Tahu Nama Kelompoknya Sendiri

Teriak KPK Pengkhianat Bangsa, Massa Tak Tahu Nama Kelompoknya Sendiri

News | Senin, 23 September 2019 | 18:55 WIB

Massa Lempar Kayu ke Gedung KPK, Polisi Diam dan Malah Menghindar

Massa Lempar Kayu ke Gedung KPK, Polisi Diam dan Malah Menghindar

News | Senin, 23 September 2019 | 18:21 WIB

Beringas, Massa Coba Terobos Kawat Berduri: Bakar KPK Sekarang Juga!

Beringas, Massa Coba Terobos Kawat Berduri: Bakar KPK Sekarang Juga!

News | Senin, 23 September 2019 | 17:55 WIB

Pendemo Pro UU KPK di Gedung Merah Putih Anarkistis, Rusak Kawat Duri

Pendemo Pro UU KPK di Gedung Merah Putih Anarkistis, Rusak Kawat Duri

News | Senin, 23 September 2019 | 17:50 WIB

Beri Nilai Lebih Mahasiswa Berdemo, Dosen UMY: Jalanan juga Ruang Kelas

Beri Nilai Lebih Mahasiswa Berdemo, Dosen UMY: Jalanan juga Ruang Kelas

Jogja | Senin, 23 September 2019 | 14:45 WIB

Setelah Dilempari Telur Busuk, Polisi Pasang Kawat Berduri di Gedung KPK

Setelah Dilempari Telur Busuk, Polisi Pasang Kawat Berduri di Gedung KPK

News | Senin, 23 September 2019 | 13:31 WIB

Terkini

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:37 WIB

×