Ada Bagi-bagi Nasi Bungkus di Demo Mahasiswa Depan DPR, Lauknya Tempe Orek

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 24 September 2019 | 11:57 WIB
Ada Bagi-bagi Nasi Bungkus di Demo Mahasiswa Depan DPR, Lauknya Tempe Orek
Serikat petani bagikan nasi bungkus kepada Mahasiswa yang berunjuk rasa di DPR RI. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - erikat Petani Indonesia (SPI) turut bergabung melakukan aksi bersama para mahasiswa di depan gedung DPR RI. Saat aksi berlangsung, para petani turut membagikan nasi bungkus untuk santap siang para mahasiswa.

Pantauan Suara.com, orator dari SPI meminta untuk rekan-rekan petaninya membagikan nasi bungkus yang telah disediakan dalam kantung kresek. Para mahasiswa oper makanan itu ke rekannya yang lain.

Orator tersebut menyatakan nasi bungkus itu bukan bentuk bayaran untuk mengikuti aksi. Ia bahkan menegaskan nasi yang dibagikan itu merupakan hasil dari padi yang mereka tanam.

Sarnan (80), petani asal Banten yang ikut berdemonstrasi di gedung DPR. (Suara.com/Fakhri).
Sarnan (80), petani asal Banten yang ikut berdemonstrasi di gedung DPR. (Suara.com/Fakhri).

"Ini nasi bukan seperti yang ramai diberitakan. Ini hasil keringat kami para petani, kami yang mengolah sendiri," ujar orator tersebut di gedung DPR RI, Selasa (24/9/2019).

Lauk yang disediakan seperti mie goreng, tempe orek, dan gorengan dan dibungkus dengan kertas nasi. Orator tersebut berharap agar para mahasiswa menikmatinya.

Serikat petani bagikan nasi bungkus kepada Mahasiswa yang berunjuk rasa di DPR RI. (Suara.com/Fakhri).
Serikat petani bagikan nasi bungkus kepada Mahasiswa yang berunjuk rasa di DPR RI. (Suara.com/Fakhri).

"Semoga makanan yang kami olah sendiri ini sesuai dengan lidah para mahasiswa," kata orator tersebut.

Aksi ini dilakukan oleh sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas dan masyarakat sipil. Mereka menuntut beberapa poin yang kerap menjadi kontroversi di lingkup pemerintahan dan legislatif.

Serikat petani bagikan nasi bungkus kepada Mahasiswa yang berunjuk rasa di DPR RI. (Suara.com/Fakhri).
Serikat petani bagikan nasi bungkus kepada Mahasiswa yang berunjuk rasa di DPR RI. (Suara.com/Fakhri).

Tujuh poin menjadi tuntutan massa aksi. Di antaranya menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan dan RUU Ketenegakerjaan. Lalu mendesak pembatalan UU KPK dan UU SDA. Massa juga menuntut agar RUU PKS dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Selain itu, Pimpinan KPK terpilih juga diminta agar dibatalkan karena dianggap bermasalah. Pihak TNI dan Polri juga diminta agar tidak menduduki jabatan sipil.

baca juga

Massa mendorong penghentian kriminalisasi aktivis. Ada juga tuntutan mengenai Karhutla di beberapa wilayah. Pihak pembakar hutan diminta agar segera dipidanakan dan dicabut izinnya.

Terkait kemanusiaan, massa meminta agar pelanggaran HAM dituntaskan, pelanggar dari lingkup pejabat ditindak dan hak-hal korban dipulihkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Demo Mahasiswa UP: Kuliah Pindah ke DPR, Kosongkan Kampus!

Aksi Demo Mahasiswa UP: Kuliah Pindah ke DPR, Kosongkan Kampus!

Jabar | Selasa, 24 September 2019 | 11:51 WIB

Urunan hingga Nginap di Pom Bensin, Kisah Petani Sepuh Ikut Berdemo di DPR

Urunan hingga Nginap di Pom Bensin, Kisah Petani Sepuh Ikut Berdemo di DPR

News | Selasa, 24 September 2019 | 11:46 WIB

Demo Mahasiswa di Surabaya Cibir DPR, Dewan Penindasan Rakyat

Demo Mahasiswa di Surabaya Cibir DPR, Dewan Penindasan Rakyat

Jatim | Selasa, 24 September 2019 | 11:45 WIB

7 Tuntutan Mahasiswa dan Elemen Dalam Aksi di Gedung DPR RI

7 Tuntutan Mahasiswa dan Elemen Dalam Aksi di Gedung DPR RI

News | Selasa, 24 September 2019 | 11:41 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×