Kesal Respons Fahri, Najwa Shihab: Langsung Dijawab, Soalnya Muter-muter

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 26 September 2019 | 10:13 WIB
Kesal Respons Fahri, Najwa Shihab: Langsung Dijawab, Soalnya Muter-muter
Najwa Shihab dan Fahri Hamzah - (YouTube/Najwa Shihab)

Suara.com - Presenter Mata Najwa, Najwa Shihab, tampak menahan kekesalannya ketika Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi pertanyaannya soal 'permainan melumpuhkan presiden'.

Istilah tersebut didapat Najwa Shihab dari ucapan Fahri Hamzah sendiri di media massa, soal tuntutan supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk kembali memberlakukan UU KPK yang lama.

Dalam program yang ia pandu, Rabu (25/9/2019), Najwa Shihab pun membacakannya dan menanyakan maksud dari perkataan Fahri Hamzah.

"Salah satu cara menekan Presiden Jokowi adalah menerbitkan Perppu. Saya tahu permainan ini, mereka akan lumpuhkan presiden sampai keluarkan Perppu, mengesahkan kembali UU KPK lama," kata Najwa Shihab, mengingatkan Fahri Hamzah ucapannya sendiri.

Mengawali jawabannya, Fahri Hamzah mengatakan, "Jadi dalam perdebatan transisional ini, saya terus terang, saya senang kalau diundang teman-teman."

"Maka saya kalau nulis buku, saya kirim ke kantor, ke beberapa dari aktivis-aktivis, dan saya suka beda pendapat, sekadar untuk mulai kita diskusi untuk..," lanjutnya, tetapi dipotong Najwa Shihab.

"Bang Fahri, tolong dijawab permainan apa Bang Fahri?" desak Najwa Shihab.

Namun lagi-lagi, Fahri Hamzah tidak segera menyampaikan poin yang sesuai dengan pertanyaan Najwa Shihab.

Ia malah curhat tentang keluhan masyarakat soal pemberantasan korupsi yang tak kunjung tuntas.

baca juga

"Maksudnya gini, saya agak frustasi karena setiap presiden ini, presidensialisme dan presiden dipilih, ditanya bagaimana memberantas korupsi, kan saya mewakili rakyat," katanya.

"Rakyat melihat, "korupsi kok enggak selesai-selesai?" Saya kan mendengar masyarakat, dia bilang, "kok enggak selesai-selesai tiap hari ada yang ditangkap, tiap hari kok enggak selesai?" saya tanya," imbuhnya.

Najwa Shihab langsung menyela lantaran tak yakin dengan pengakuan Fahri Hamzah.

"Mendengarkan masyarakat, tapi mahasiswa enggak didengar?" sindir Najwa Shihab, berbicara terkait demo mahasiswa yang ditujukan terutama untuk DPR.

"Makanya, termasuk mahasiswa," jawab Fahri Hamzah.

Penonton langsung tertawa dan menyuarakan sorakan riuh di studio Mata Najwa. Kemudian Fahri Hamzah lanjut berbicara.

Kali ini, ia mengalihkan poin jawabanya dengan memuji dirinya sendiri sebagai politikus yang paling sering berdialog.

"Saya berani bilang bahwa saya termasuk politisi yang paling banyak masuk kampus dan berdialog dengan mahasiswa. Saya bisa klaim itu. Harusnya ada juara kalau saya bisa juara untuk itu," gurau pria 47 tahun itu.

Najwa Shihab pun lagi-lagi harus mengulang pertanyaan yang sama seperti yang disampaikannya sejak awal.

"Tapi kembali ke tadi, Bang Fahri, ketika Anda mengatakan ini permainan, presiden mau dilumpuhkan sampai keluar Perppu. Itu tudingan ke siapa? Siapa yang bermain?" tanya wanita yang sudah belasan tahun berkecimpung di dunia jurnalistik itu.

"Jadi karena kita ini ada dalam perbedaan yang paradigmatik sifatnya. Sebagian menganggap bahwa KPK itu harus dijaga, mohon maaf, "kesuciannya" karena dia adalah instrumen kita dalam berjuang melawan koruptor-koruptor ini. Itu satu mazhab," ucap Fahri Hamzah, tetap belum sampai ke inti pertanyaan Najwa Shihab.

Tak ayal, Najwa Shhab bertanya lagi, "Bang Fahri, Anda tidak menjawab pertanyaan saya, permainan siapa ini Bang?"

"Presiden yang seharusnya punya permainan, dialah yang harusnya menentukan dan ditagih, kok korupsinya enggak selesai. Dan dia harus membuat definisi, "saya akan selesaikan ini dalam lima tahun,"" lanjut Fahri Hamzah.

Namun, pernyataan itu diabaikan oleh Najwa Shihab, yang tak henti-hentinya mengejar jawaban yang sesuai dengan pertanyaannya.

"Dalam konteks ketika Anda mengatakan, "ada permainan, mau melumpuhkan." Apakah itu yang dilakukan teman-teman mahasiswa sekarang, itu yang dilakukan? Ada permainan untuk melumpuhkan presiden?" tanya Najwa Shihab dengan nada yang agak dinaikkan.

Sementara itu, Fahri Hamzah tetap santai mengatakan, "Entar dulu, makanya saya jawab dulu dong."

Najwa Shihab pun sedikit menunjukkan kekesalannya, mendengar jawaban Fahri Hamzah yang tak kunjung sampai pada intinya.

"Langsung dijawab Bang Fahri, soalnya muter-muter, langsung to the point," keluh Najwa Shihab sambil menggerakkan tangannya seperti ombak.

Penonton terhibur melihatnya, sehingga mereka tertawa lalu bersorak dan bertepuk tangan.

Lalu Fahri Hamzah memberikan jawaban sambil sedikit bercanda untuk Najwa Shihab.

"Gini lo, ya kalau kita jalan-jalan, muter-muter itu kan lebih romantis," katanya, disoraki penonton lagi.

Kemudian ia kembali pada topik sebelumnya, tetapi masih sama seperti sebelumnya.

"Jadi maksudnya gini ya, saya tanya Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dua kali, Presiden Jokowi, selalu kalau ditanya, "Gimana ini menyelesaikan korupsi ini?" "Kita perkuat KPK." Pak Jokowi pernah diwawancara panjang, "Kita perkuat KPK." Ini yang saya sebel, tapi waktu kita tanya, "KPK independen, tidak bisa kita ganggu,"" ungkap Fahri Hamzah.

"Lo ini presidensialisme, rakyat itu nyetrumnya sampeyan kok sebagai presiden kok enggak punya determinasi untuk mengatakan, "lima tahun saya selesaikan korupsi, dua tahun saya selesaikan." Saya kalau saya jadi presiden, setahun ini saya selesaikan," sambungnya.

Pernyataan panjang itu dilanjutkan dengan perdebatan antara Fahri Hamzah dengan Presiden BEM UGM Atiatul Muqtadir alias Fatur, Ketua YLBHI Asfinawati, dan Presiden KM ITB Royyan Abdulah Dzakiy.

Sementara itu, Najwa Shihab berkali-kali mencoba menyela, tetapi kemudian memilih untuk memberikan kesempat berbicara para tamunya.

Hingga akhir sesi tersebut, Najwa Shihab belum mendapat jawaban memuaskan dari Fahri Hamzah, yang pada akhir sesi tertawa sambil melakukan tos dengan anggota DPR Arsul Sani, di sebelahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Klaim Bisa Berantas Korupsi dalam 5 Tahun, Respons Haris Disoraki

Fahri Klaim Bisa Berantas Korupsi dalam 5 Tahun, Respons Haris Disoraki

News | Kamis, 26 September 2019 | 08:49 WIB

Dinamai Fahri Hamzah, Mahasiswa yang Ikut Demo Viral Curhat soal Namanya

Dinamai Fahri Hamzah, Mahasiswa yang Ikut Demo Viral Curhat soal Namanya

News | Kamis, 26 September 2019 | 09:20 WIB

Marcella Zalianty Sayangkan Terjadinya Kekerasan saat Demo Mahasiwa di DPR

Marcella Zalianty Sayangkan Terjadinya Kekerasan saat Demo Mahasiwa di DPR

Entertainment | Rabu, 25 September 2019 | 21:05 WIB

Perihal Ajakan Demo di DPR, Ini Respons Ketua PP Jakmania

Perihal Ajakan Demo di DPR, Ini Respons Ketua PP Jakmania

Bola | Rabu, 25 September 2019 | 20:45 WIB

Viral Aniaya Mahasiswa saat Demo, 5 Polisi Ditangkap

Viral Aniaya Mahasiswa saat Demo, 5 Polisi Ditangkap

News | Rabu, 25 September 2019 | 20:03 WIB

Terkini

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×