Orangtua Tak Tahu Randi Tewas saat Aksi di Kendari

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Jum'at, 27 September 2019 | 14:31 WIB
Orangtua Tak Tahu Randi Tewas saat Aksi di Kendari
Jenazah almarhum Immawan Randi (21) berada di ruang jenazah RS Abunawas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). [ANTARA FOTO/Jojon]

Suara.com - Dalam media sosial, beredar video orangtua Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yang tewas tertembak ketika melakukan aksi menolak RKUHP dan UU KPK di DPRD Sulawesi Tenggara, Kendari, Kamis (26/9/2019).

Video tersebut dibagikan oleh Laode Halaidin melalui jejaring Twitter pribadinya, hingga meninggalkan kesedihan orang yang menyaksikannya.

Pasalnya, disebutkan orangtua Randi yang tinggal di Desa Lakarinta, Kabupaten Muna tidak mengetahui kalau anaknya tewas.

Dalam video berdurasi 11 detik, terlihat ayah Randi berjalan dengan didampingi beberapa orang.

Pria setengah baya itu tampak kebingungan setelah mengetahui rumahnya ramai didatangi banyak orang.

Menurut keterangan yang dituliskan Laode Halaidin, ayah Randi yang bekerja sebagai nelayan tengah melaut dan tak tahu kalau anaknya tewas. Pihak keluarga lantas menjemputnya.

Pria itu lantas dituntun masuk ke dalam rumah untuk diberitahu tentang kepergian anaknya.

Momen orangtua Randi dituntun ke rumah. (Twitter)
Momen orangtua Randi dituntun ke rumah. (Twitter)

Laode Halaidin lantas berencan menggalang dana lewat laman KitaBisa untuk membantu keluarga La Randi dalam membiayai seluruh proses pemakaman hingga acara tahlilan sampai 40 hari ke depan, seperti tradisi di Kabupaten Muna.

Sebelumnya diberitakan, unjuk rasa menolak RUU bermasalah di gedung DPRD Sulawesi Tenggara pada Kamis siang berakhir ricuh.

Massa melakukan pelemparan batu dan kayu ke gedung DPRD yang lantas disambut dengan tembakan gas air mata dari aparat kepolisian.

Dalam unjuk rasa tersebut, dua orang mahasiswa Universitas Halu Oleo bernama Randi dan Yusuf menjadi korban.

Randi dinyatakan meninggal usai dilarikan ke rumah sakit akibat terkena tembakan. Sementara Yusuf yang terkena hantaman sempat kritis hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (27/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Randi, Mahasiswa Halu Oleo Bernama Yusuf Diduga Tertembak di Pelipis

Selain Randi, Mahasiswa Halu Oleo Bernama Yusuf Diduga Tertembak di Pelipis

News | Kamis, 26 September 2019 | 20:52 WIB

Randi Mahasiswa UHO Tewas saat Aksi, Polisi: Jenazah Masih Diautopsi

Randi Mahasiswa UHO Tewas saat Aksi, Polisi: Jenazah Masih Diautopsi

News | Kamis, 26 September 2019 | 19:02 WIB

Tewas Tertembak saat Demo, Randi Sempat 5 Menit Jalani Perawatan di RS

Tewas Tertembak saat Demo, Randi Sempat 5 Menit Jalani Perawatan di RS

News | Kamis, 26 September 2019 | 18:02 WIB

Randi Tewas saat Ikut Demo, Ada Luka Diduga Tembakan di Dada Kanan

Randi Tewas saat Ikut Demo, Ada Luka Diduga Tembakan di Dada Kanan

News | Kamis, 26 September 2019 | 17:44 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB