Tar...Tar...Tar... Bunyi Ledakan Beruntun Terdengar saat Aksi di DPR Ricuh

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 30 September 2019 | 19:38 WIB
Tar...Tar...Tar... Bunyi Ledakan Beruntun Terdengar saat Aksi di DPR Ricuh
Suasana ricuh di belakang Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Demonstrasi pelajar dan mahasiswa menolak beragam RUU bermasalah, berujung ricuh dengan terdengar ledakan beruntun dari bawah Flyover Slipi, Jakarta, Senin (30/9/2019) malam.

Massa yang telah dipukul mundur oleh polisi di Jalan Pejompongan mengarah ke Bendungan Hilir memberikan serangan secara terus-menerus menggunakan petasan dan kembang api. Polisi yang bertahan di atas Flyover Slipi.

Berdasarkan pantauan Suara.com, polisi memberi balasan berupa tembakan gas air mata beruntun. Hal tersebut berjalan mulai pukul 18.30 hingga 18.59 WIB.

Serangan beruntun di antara kedua pihak sempat terhenti selama 8 menit, kemudian ricuh lagi setelah masyarakat menembakkan kembali petasan dan kembang api ke arah atas Flyover Slipi.

Sebelumnya, demo di Jalan Flyover Slipi berakhir ricuh pertama kali pada pukul 16.28 WIB. Para pedemo memulai serangan dengan melemparkan batu ke arah polisi.

Hal tersebut dibalas polisi dengan tembakan gas air mata beruntun sehingga memecah konsentrasi massa masuk ke Tol Dalam Kota yang mengarah ke Grogol dan Senayan.

Demo sempat terhenti, kemudian ricuh kembali pada pukul 17.55 WIB di Jalan menuju Pejompongan.

Seperti yang diketahui, dalam seminggu terakhir telah terjadi demo yang diinisiasi oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

Mereka menuntut tujuh hal dengan tuntutan utama menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan, dan RUU Ketenagakerjaan.

baca juga

Selain itu, mereka mendesak UU KPK dan UU SDA dibatalkan serta disahkannya RUU PKS dan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

5 Barracuda

Polisi mengerahkan lima kendaraan taktis barracuda dan satu unit water cannon  untul membubarkan massa yang rusuh di sekitar Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin sore.

Kelima kendaraan antihura-hara itu bergerak menuju massa yang bertahan dan melempar benda kepada petugas menuju arah Pejompongan.

Satu unit water cannon juga menyemprotkan air kepada pedemo yang tetap melakukan perlawanan kepada petugas.

Puluhan polisi berkendaraan motor pun ikut dikerahkan memecah konsentrasi massa yang sudah terlihat anarkistis.

Saat ini, eskalasi aksi massa meningkat setelah pedemo melakukan perlawanan kepada aparat, bahkan beberapa orang melemparkan kembang api ke arah polisi.

Pedemo juga sempat menutup Jalan Tol Dalam Kota dari arah Semanggi menuju Grogol, sehingga kendaraan tidak dapat melintasi jalur bebas hambatan itu.

Polisi masih berusaha membubarkan massa yang melakukan perlawanan dengan cara melempar benda dan petasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Azan Magrib, Mahasiswa di Solo Masih Orasi, Massa: Hoy Azan, Berhenti Dulu

Azan Magrib, Mahasiswa di Solo Masih Orasi, Massa: Hoy Azan, Berhenti Dulu

Jawa Tengah | Senin, 30 September 2019 | 19:15 WIB

Rusuh Depan Polda Metro, Total 18 Remaja Dibekuk Polisi Berseragam Preman

Rusuh Depan Polda Metro, Total 18 Remaja Dibekuk Polisi Berseragam Preman

News | Senin, 30 September 2019 | 19:07 WIB

Aksi FBD di DPRD DIY Tidak Mengusung Isu RUU PKS

Aksi FBD di DPRD DIY Tidak Mengusung Isu RUU PKS

Jogja | Senin, 30 September 2019 | 18:58 WIB

Massa Aksi di DPRD DIY Sempat Lakukan Sweeping Anggota Dewan

Massa Aksi di DPRD DIY Sempat Lakukan Sweeping Anggota Dewan

Jogja | Senin, 30 September 2019 | 18:46 WIB

Rusuh Pecah di Fly Over Semanggi, Hujan Gas Air Mata dan Petasan

Rusuh Pecah di Fly Over Semanggi, Hujan Gas Air Mata dan Petasan

Video | Senin, 30 September 2019 | 18:45 WIB

Bentrok di Depan Mapolda Metro Jaya, Dua Pendemo Diduga Pelajar Ditangkap

Bentrok di Depan Mapolda Metro Jaya, Dua Pendemo Diduga Pelajar Ditangkap

News | Senin, 30 September 2019 | 18:42 WIB

Terkini

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

×