Mencalonkan Diri Jadi Ketua DPD, La Nyalla Ingin Lakukan Ini

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 01 Oktober 2019 | 22:30 WIB
Mencalonkan Diri Jadi Ketua DPD, La Nyalla Ingin Lakukan Ini
La Nyalla Matalitti menyampaikan visi misi dalam pemilihan Ketua DPD di Gedung Kompleks Parlemen Senayan Jakarta. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Pimpinan DPD terpilih periode 2019-2024 La Nyalla Matalitti menyatakan keinginannya untuk menyamakan aturan perjalanan dinas anggota DPD serupa dengan anggota DPR RI. Namun, hal tersebut baru akan direalisasikannya jika terpilih menjadi Ketua DPD.

Keinginan La Nyalla itu diungkapkan dalam penyampaian visi misi di hadapan anggota DPD di ruang rapat Nusantata V Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

"Kunjungan kerja anggota untuk keluar negeri harus dibiayai lumpsum bukan add cost dan anggota DPD yang bertugas ke luar negeri harus mendapat fasilitas untuk bisa membawa staf seperti yang terjadi di DPR RI," kata La Nyalla pada Selasa (1/10/2019) malam.

Selain itu, masih ada keinginan La Nyalla lainnya yang ingin mensejajarkan fasilitas antara anggota DPD dan anggota DPR, yakni dari sisi penambahan jumlah staf.

"Dukungan tenaga ahli bagi anggota DPD selama ini hanya 3 staf padahal dapil DPD adalah provinsi. Menurut saya seharusnya tujuh atau minimal lima orang staf," kata La Nyalla.

Sebelumnya, ia juga turut menampilkan video profil mengenai visi dan misinya dalam pencalonan diri sebagai ketua DPD. Dalam penayangan video tersebut tamoak profil La Nyalla turut ditampilkan disertai dengan cuplikan-cuplikan budaya berupa tarian daerah.

"Akhir kata, saya percaya jabatan dan apapun yang terjadi dalam diri kita adalah takdir yangbsudah ditetapkan. Jika saya tidak mampu menjaga amanah insyaAllah saya tidak kepilih."

"Sebaliknya jika saya bertekad dan berikhtiar insyaAllah takdir akan datang melalui hati nurani bapak ibu anggota sekalian," katanya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sudah memilih jajaran pimpinan baru untuk periode 2019-2024. Ada nama Mahyudin hingga La Nyalla Matalitti yang ditunjuk sebagai pimpinan DPD RI.

baca juga

Mahyudin mengakui kalau namanya terpilih menjadi satu dari empat pimpinan DPD RI periode 2019-2024.

Menurut Peraturan DPD Nomor 2 Tahun 2019 tentang Tata Tertib (Tatib), pimpinan DPD terdiri atas empat orang.

"Betul (jadi pimpinan DPD RI)," kata Mahyudin saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/10/2019).

Mahyudin dipilih menjadi pimpinan DPD RI perwakilan Wilayah Timur I. Sedangkan calon lainnya ialah Sultan Bachtiar Najamuddin mewakili Wilayah Barat I, La Nyalla Matalitti perwakilan Wilayah Barat II dan Nono Sampono mewakili Wilayah Timur II.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahyudin hingga La Nyalla Matalitti Jabat Pimpinan DPD RI Periode 2019-2024

Mahyudin hingga La Nyalla Matalitti Jabat Pimpinan DPD RI Periode 2019-2024

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 19:23 WIB

Sempat Digugat karena Editan Foto, Evi Resmi jadi DPD: Lega, Alhamdulillah

Sempat Digugat karena Editan Foto, Evi Resmi jadi DPD: Lega, Alhamdulillah

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:28 WIB

Edit Foto Terlalu Cantik, Sidang Gugatan ke Caleg Evi Apita Berlanjut di MK

Edit Foto Terlalu Cantik, Sidang Gugatan ke Caleg Evi Apita Berlanjut di MK

News | Senin, 22 Juli 2019 | 15:20 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×