Hendropriyono: Pengganggu Pelantikan Jokowi Harus Dipisahkan dari Massanya

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 15:23 WIB
Hendropriyono: Pengganggu Pelantikan Jokowi Harus Dipisahkan dari Massanya
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono mengimbau agar prajurit maupun purnawirawan TNI tak terseret arus politik.

Terkait maraknya aksi demonstrasi menolak RUU bermasalah, Hendropriyono juga minta pada prajurit dan punawirawan TNI untuk tidak terlibat di dalamnya. Hal itu disampaikan seusai menghadiri perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Tentara Nasional Indonesia, Sabtu (5/10/2019).

"Kita tidak boleh terbawa arus hingar bingar politik, ada demo-demo yang tidak berhenti. Tidak boleh, tidak boleh ada prajurit dan purnawirawan yang terlibat di situ," ujar Hendropriyono di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Sabtu (5/10/2019).

Meski demikian, Hendropriyono meminta pada pihak kepolisian untuk terus menindak dengan tegas dalang unjuk rasa berujung rusuh beberapa waktu lalu. Sebab, mereka berniat mengganggu stabilitas keamanan negara.

"Dalang-dalangnya itu merasa tidak akan bisa ditangkap, padahal tidak ada yang kebal hukum di republik ini. Siapapun yang melanggar harus ditindak," kata dia.

Ia kemudian menduga ada kelompok yang sengaja ingin mengganggu jalanya pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebeagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Diketahui, pelantikan tersebut bakal berlangsung pada Minggu 20 Oktober.

"Jelas-jelas mengganggu pelantikan presiden, jadi harus sesegera mungkin secara tepat orang-orang yang mengotori gerakan anarkis ini dipisahkan dari massanya," kata dia.

Meski demikian, Hendropriyono meminta pada aparat kepolisian tak pandang bulu dalam menegakkan hukum.

"Tangkap saja kalau memang melanggar hukum, tangkap saja kalau memang makar itu kan ada hukumnya. Polisi jangan ragu-ragu nangkep. Siapapun pemerintahnya yang dipilih rakyat kita dukung," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rancang Kerusuhan, Rektor IPB: Abdul Basith, Dosen Baik dan Inspiratif

Rancang Kerusuhan, Rektor IPB: Abdul Basith, Dosen Baik dan Inspiratif

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:26 WIB

Datangkan Ahli Bom dari Papua dan Ambon, Dosen IPB Siapkan Uang Rp 8 Juta

Datangkan Ahli Bom dari Papua dan Ambon, Dosen IPB Siapkan Uang Rp 8 Juta

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:28 WIB

Ribuan Orang Ditangkap Usai Demo Rusuh di DPR, 380 Jadi Tersangka

Ribuan Orang Ditangkap Usai Demo Rusuh di DPR, 380 Jadi Tersangka

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:20 WIB

Terkini

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:54 WIB

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:48 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:45 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:34 WIB

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:32 WIB

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:24 WIB

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:21 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:18 WIB

Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu

Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:17 WIB

Saya Jaga Rel Sejak SMP, Kisah Anak Kampung yang Besar di Perlintasan Liar

Saya Jaga Rel Sejak SMP, Kisah Anak Kampung yang Besar di Perlintasan Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:10 WIB