Rocky Gerung: Jika Istana Gaji Buzzer, Tak Ada Lagi Alasan Basmi Hoaks

Rendy Adrikni Sadikin | Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2019 | 13:52 WIB
Rocky Gerung: Jika Istana Gaji Buzzer, Tak Ada Lagi Alasan Basmi Hoaks
Akademisi Rocky Gerung memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (23/4). [ANTARA FOTO/Reno Esnir

Suara.com - Aktivis dan pengamat politik Rocky Gerung mempertanyakan upaya pemerintah dalam memberantas hoaks yang bertebaran di media sosial.

Menurut Rocky Gerung melalui cuitan di akun Twitter pribadi @, upaya pemerintah untuk memberantas informasi bohong di media sosial bakal berbuntut sia-sia.

Sebab, menurut Rocky, keberadaan buzzer seolah dilegalkan jika pemerintah terbukti memang pernah menggunakan jasa para buzzer tersebut.

"Bila istana menggaji buzzer, maka tak ada lagi alasan membasmi hoax. Legaaaal, Ndro," cuit Rocky Gerung pada Minggu (6/10/2019).

Sebelum mengunggah cuitan itu, Rocky juga mengunggah laman artikel yang memuat pernyataan pemerintah yang menyebutkan mereka tidak membutuhkan para buzzer.

Sekadar informasi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut aktivitas para buzzer pendukung Presiden Jokowi di media-media sosial justru merugikan kepala negara.

Ia mengimbau agar para buzzer atau pendukung Jokowi di media-media sosial membangun situasi yang positif, bukan sebaliknya dan merugikan.

"Emosi yang terbangun para buzzer itu merugikan. Jadi ya yang perlu dibangun emosi positif lah," ujar Moeldoko di Jakarta, Jumat (4/9/2019).

Mantan Panglima TNI itu menuturkan, para buzzer bergerak tidak dalam satu komando, melainkan masing-masing.

Kendati demikian, ia sudah berkomunikasi dengan influencer dan tokoh-tokoh relawan pendukung Jokowi agar menggunakan bahasa yang baik dan tidak saling menyakiti melalui media sosial.

"Saya juga berbicara (kepada buzzer), sudahlah, kita bangsa besar yang harus saling gotong-royong dalam segala hal. Bahkan dalam membangun perasaan bersama juga perlu gotong-royong. Kalau enggak nanti repot," kata dia.

Lebih jauh Moeldoko menilai, buzzer kekinian tak lagi diperlukan. Yang diperlukan adalah dukungan politik, tapi bukan bertipe destruktif.

"Kalau buzzer selalu melemparkan kata-kata yang tidak enak didengar, tidak enak di hati, nah itulah destruktif. Seperti itu sudah tak diperlukan. Semangat mendukung idolanya tetap dipertahankan, tapi semangat untuk membangun kebencian harus dihilangkan," kata Moeldoko.

Ketika ditanya apakah para buzzer perlu ditertibkan saat ini, Moeldoko mengatakan pihaknya tak memunyai kemampuan tersebut.

"Sebab mereka bergerak tanpa dikomando. Tidak ada struktur sama sekali,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serang Balik Buzzer, Said Didu: Saya Dicopot Karena Kritis

Serang Balik Buzzer, Said Didu: Saya Dicopot Karena Kritis

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:26 WIB

Disindir Cuma Lulusan S1, Ruhut Sitompul Disekakmat Rocky Gerung

Disindir Cuma Lulusan S1, Ruhut Sitompul Disekakmat Rocky Gerung

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:11 WIB

Rocky Gerung Sebut Ruhut Sitompul Dungu, Dibalas Julukan 'Raja Dungu'

Rocky Gerung Sebut Ruhut Sitompul Dungu, Dibalas Julukan 'Raja Dungu'

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 12:25 WIB

Tengku Zul: Periode Kedua Belum Dimulai Tapi Buzzer Sudah Dibuang, Kasihan

Tengku Zul: Periode Kedua Belum Dimulai Tapi Buzzer Sudah Dibuang, Kasihan

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 11:52 WIB

Ogah Puji Kebijakan Pemerintah, Rocky Gerung: Saya Gaji Dia untuk Itu

Ogah Puji Kebijakan Pemerintah, Rocky Gerung: Saya Gaji Dia untuk Itu

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 11:38 WIB

Sempat Tolak Pin Emas DPR, Pin di Dada Habiburokhman Jadi Sorotan

Sempat Tolak Pin Emas DPR, Pin di Dada Habiburokhman Jadi Sorotan

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 11:08 WIB

Fahri Hamzah: Orang Dikenal Bersih Terciduk, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Fahri Hamzah: Orang Dikenal Bersih Terciduk, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 10:24 WIB

Cak Nun: Apa Alasanmu Jahat ke Rakyat? Sengkuni Saja Tidak Sejahat Kamu

Cak Nun: Apa Alasanmu Jahat ke Rakyat? Sengkuni Saja Tidak Sejahat Kamu

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 04:05 WIB

Gantikan Bapaknya Kenduri, Aksi Bocah Cilik Ini Bikin warganet Gemas

Gantikan Bapaknya Kenduri, Aksi Bocah Cilik Ini Bikin warganet Gemas

Tekno | Minggu, 06 Oktober 2019 | 17:33 WIB

Demi Masuk Polisi, Pria Asal Argentina Hapus Tato Pakai Parutan Keju

Demi Masuk Polisi, Pria Asal Argentina Hapus Tato Pakai Parutan Keju

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:12 WIB

Terkini

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:08 WIB

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:02 WIB

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB