Jelang Pelantikan Jokowi, Pimpinan MPR Bakal Sambangi Prabowo - Sandiaga

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
Jelang Pelantikan Jokowi, Pimpinan MPR Bakal Sambangi Prabowo - Sandiaga
Ketua MPR Bambang Soesatyo mengangkat palu sidang saat Pelantikan Pimpinan MPR periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (3/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Pimpinan MPR juga bakal melakukan hal serupa kepada para mantan presiden dan wakil presiden.

Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengatakan pihaknya bersama pimpinan lainnya bakal mendatangi empat kandidat yang ikut dalam pemilihan presiden 2019 lalu. Mulai dari Joko Widodo, Maruf Amin, Prabowo Subianto, hingga Sandiaga Uno.

Politikus yang akrab disapa Bamsoet mengatakan para pimpinan langsung kepada empat tokoh tersebut akan dilakukan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden, Minggu (20/10/2019). Adapun kunjungan dalam rangka menyampaikan undangan untuk hadir dalam pelantikan Jokowi - Maruf.

Selain para kandidat Pilpres, lanjut Bamsoet, pimpinan MPR juga bakal melakukan hal serupa kepada para mantan presiden dan wakil presiden.

“Sebelum tanggal 20 kami juga akan mengunjungi dan mendatangi presiden, kandidat presiden Pak Jokowi, Pak Maruf, Pak JK, Pak Prabowo, Pak Sandi, dan mantan presiden,” kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Politikus Partai Golkar itu menyebut sejumlah tokoh yang sudah dikonfirmasi siap menerima kunjungan mereka di antaranya yakni Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Prabowo.

“Ada Ibu Mega dan Pak SBY sekaligus antar undangan beliau-beliau berkenan hadir. Semoga bisa diterima Ibu Mega minggu ini dan Pak Syarief juga tadi katakan Pak SBY bisa menerima minggu ini. Pun Pak Prabowo diupayakan Pak Muzani untuk minggu ini,” kata Bamsoet.

Diketahui, Ketua MPR RI Bambang Soestayo memastikan kembali rencana pelantikan presiden yang semula diusul ditunda sore, kini dipastikan acara akan digelar pada siang hari tanggal 20 Oktober 2019.

Keputusan itu diambil usai rapat pimpinan serta mendengarkan pemdapat dan pandangan pihak parlemen maupun pemerintah, termasuk Jokowi dan Maruf Amin selaku presiden dan wakil presiden terpilih.

Awlanya pelantikan Jokowi - Maruf dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB, kemudian diusulkan diundur jadi pukul 16.00 WIB. Kekinian jadwal tersebut diubah kembali menjadi Minggu (20/10) pukul 14.00 WIB.

“Akhirnya kita sepakat untuk mengusulkan nanti baik kepada Kesekjenan maupun protokol Istana, baik juga kepada presiden untuk dilakukan jam 14.00 WIB, dua siang,” kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS