Tak Percaya Wiranto Ditusuk Teroris, JK: Ini Pertama Pejabat Kena Tikam

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:39 WIB
Tak Percaya Wiranto Ditusuk Teroris, JK: Ini Pertama Pejabat Kena Tikam
Wapres Jusuf Kalla setelah menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan insiden penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto. JK pun mengaku tak menyangka bila aksi yang dilakukan pasangan suami istri itu bisa menyasar pejabat negara.

Menurutnya, Wiranto merupakan pejabat kali pertama yang menjadi korban dari penusukan secara langsung.

"Ya tentu tidak disangka gitu kan. Karena ini pertama kali ada orang yang menciderai pejabat dengan tikaman,” kata Jusuf Kalla di RSPAD usai menjenguk Wiranto, Kamis (10/10/2019).

Jusuf Kalla sendiri menjelaskan kondisi Wiranto dalam keadaan baik dan tengah menjalani operasi.

"Setelah dioperasi insyaallah untuk penyembuhan saja, proses penyembuhan,” kata Jusuf Kalla.

Ia juga menegaskan bahwa pengamanan terhadap mentei sudah dilakukan sesuai SOP baik sebelum atau sesudah insiden penusukam Wiranto.

Selain itu, Jusuf Kalla menegaskan peristiwa penusukan tersebut tak akan mengganggu jalannya pelantikan presiden dan wakil presiden.

“Saya kira tidak. Mudah-mudahan ini selesai operasi beliau akan menjawab, insyaallah dapat sembuh kembali,” tandasnya.

Untuk diketahui, Wiranto ditusuk saat hendak pulang ke Jakarta seusai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi. Akibat aksi penyerangan itu, Wiranto disebut mengalami dua luka tusukan di bagian perut sebelah kiri.

Kini, Wiranto sudah dirujuk ke RSUD Gatot Subroto, Jakarta seusai sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang.

Dalam kasus penusukan ini, polisi telah meringkus Syaril Alamsyah alias Abu Rara dan istrinya, Fitria Adriana. Polisi juga menyebut jika Abu Janda terpapar paham radikal karena teridentifikasi sebagai anggota teroris JAD. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tikam Perut Wiranto, Ketua RT: Abu Rara Jarang Bergaul dengan Warga

Tikam Perut Wiranto, Ketua RT: Abu Rara Jarang Bergaul dengan Warga

Banten | Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:29 WIB

Tusuk Wiranto, Abu Rara Ikut JAD Bekasi Pimpinan Abu Zee

Tusuk Wiranto, Abu Rara Ikut JAD Bekasi Pimpinan Abu Zee

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:57 WIB

Wiranto Ditusuk, Hendra: Jangan Terjadi Lagi, Semoga Indonesia Aman

Wiranto Ditusuk, Hendra: Jangan Terjadi Lagi, Semoga Indonesia Aman

Sport | Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:40 WIB

Kepala BIN: Abu Rara Penusuk Wiranto Sempat Terpantau Kumpulkan Sajam

Kepala BIN: Abu Rara Penusuk Wiranto Sempat Terpantau Kumpulkan Sajam

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:20 WIB

Tusuk Wiranto, Abu Rara Ternyata Sudah Dua Kali Menikah

Tusuk Wiranto, Abu Rara Ternyata Sudah Dua Kali Menikah

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 17:43 WIB

Tertutup jadi Pendatang, Pasutri Penusuk Wiranto Ogah Kasih KTP ke Ketua RT

Tertutup jadi Pendatang, Pasutri Penusuk Wiranto Ogah Kasih KTP ke Ketua RT

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:57 WIB

Terkini

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB