Hidayat Nur Wahid: Buat Apa Dulu Ada 2 Capres Kalau Sekarang Jadi Satu

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 21 Oktober 2019 | 19:37 WIB
Hidayat Nur Wahid: Buat Apa Dulu Ada 2 Capres Kalau Sekarang Jadi Satu
Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid memastikan, partainya bakal menjadi oposan bagi pemerintahan Jokowi - Maruf Amin.

Sikap PKS itu bersifat final, meskipun kawan seperjuangan mereka saat Pilpres 2019, yakni Partai Gerindra, semakin dekat untuk masuk ke lingkungan kekuasaan.

Untuk diketahui, Senin (21/1-0/2019), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendatangi Istana Negara untuk bertemu Jokowi.

Seusai pertemuan, Prabowo mengakui diminta Jokowi membantu memperkuat kabinet, terutama dalam bidang pertahanan. Prabowo juga menyatakan siap membantu.

“Soal itu tak perlu dikomentari. Hanya, sebagai partai yang kalah dalam pilpres, ada baiknya kami menjadi oposisi,” kata Hidayat Nur Wahid.

Ia menuturkan, alasan utama PKS menjadi oposan adalah, prinsip melakukan politik rasional. Sebagai partai yang kalah, pilihan paling rasional bagi PKS adalah berada di luar lingkungan pemerintahan.

Kalau partai yang kalah tetap meminta jatah menteri atau pejabat pemerintahan, HNW menilai hal tersebut bakal menjadi preseden buruk.

“Itu akhirnya buruk untuk semuanya. Buruk untuk demokrasi, terutama karena tidak ada lagi yang menjaga demokrasi. Buat apa kemarin berkompetisi, ada dua capres, kalau ujung-ujungnya hanya satu juga. Ya berkompetisi itu ada konsekuensinya, jadi kami ingin menyelamatkan demokrasi,” kata Hidayat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasdem Tak Masalah Prabowo Diminta Jokowi Jadi Menteri Bidang Pertahanan

Nasdem Tak Masalah Prabowo Diminta Jokowi Jadi Menteri Bidang Pertahanan

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 19:33 WIB

Diduga Terkait Pelangggaran HAM, Syarikat 98 Minta Jokowi Tak Pilih Prabowo

Diduga Terkait Pelangggaran HAM, Syarikat 98 Minta Jokowi Tak Pilih Prabowo

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 19:32 WIB

Tak Merasa Ditinggal Gerindra, PKS Santai Prabowo Jadi Menteri Jokowi

Tak Merasa Ditinggal Gerindra, PKS Santai Prabowo Jadi Menteri Jokowi

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 19:20 WIB

Bakal Jadi Menteri Jokowi, Kekayaan Wishnutama Ternyata Wow

Bakal Jadi Menteri Jokowi, Kekayaan Wishnutama Ternyata Wow

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 18:45 WIB

Bakal Jadi Menteri Jokowi, Prabowo Subianto Punya Harta Rp 1,9 Triliun

Bakal Jadi Menteri Jokowi, Prabowo Subianto Punya Harta Rp 1,9 Triliun

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 18:31 WIB

Prabowo Siap Jadi Menhan, KontraS: Semakin Runyam Masa Depan HAM

Prabowo Siap Jadi Menhan, KontraS: Semakin Runyam Masa Depan HAM

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 18:18 WIB

Prabowo Subianto Kandidat Menhan Kabinet Jokowi Jilid II, Simak CV-nya Dulu

Prabowo Subianto Kandidat Menhan Kabinet Jokowi Jilid II, Simak CV-nya Dulu

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 18:16 WIB

Terkini

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

×