PNS PU Korban Penculikan Mayatnya Dicor, Polisi Tangkap Dua Orang

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 26 Oktober 2019 | 12:31 WIB
PNS PU Korban Penculikan Mayatnya Dicor, Polisi Tangkap Dua Orang
Proses evakuasi mayat Aprianita yang ditemukan dalam kondisi dicor semen di TPU Kandang Kawat, Palembang, Jumat (25/10/2019).

Suara.com - Jasad Aprianita (51) yang ditemukan dicor semen Taman Pemakaman Umum Kandang Kawat, Kota Palembang, Sumatera Selatan diduga merupakan korban pembunuhan.

"Dugaan sementara (korban pembunuhan), mayat dicor di kuburan yang lama untuk menutupi baunya," ujar Kasubdit Jatanras Polda Sumsel AKBP Yudhi Suhariadi AKBP Yudha Suhariadi seperti dikutip dari Antara, Sabtu (26/10/2019).

Korban yang diketahui berstatus ASN di Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (PUCK) Provinsi Sumsel itu sempat hilang selama 17 hari lantaran diduga diculik orang tak dikenal.

Terungkapnya keberadaan PNS PU yang ditemukan sudah tak bernyawa itu, polisi kabarnya sudah meringkus dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Namun, sejauh ini, identitas dua orang yang ditangkap itu belum diketahui.

Diketahui, Aprianti ditemukan sudah menjadi mayat dan ditemukan dalam kondisi dicor semen di TPU Kandang Kawat, Palembang, kemarin.

Posisi mayat korban ditemukan pada sebuah makam lama, namun kedalamannya kurang dari satu meter. Petugas sempat mengalami kesulitan saat akan mengevakuasi korban karena kondisi mayat yang sudah membusuk merekat dengan semen.

Menurut dia, sejak Aprianita dilaporkan hilang pada 9 Oktober 2019, polisi langsung menyelidiki keberadaan korban dengan mengumpulkan alat bukti, namun saat itu polisi belum bisa memastikan penyebab hilangnya Aprianita.

"Akhirnya hari ini keberadaan korban ditemukan, berawal dari dugaan kami jika korban dikubur di sini," kata Yuda

Mayat tersebut kemudian dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk proses autopsi.

baca juga

Kakak kandung korban, Herianto, meyakini mayat tersebut adalah adiknya bernama Aprianita yang hilang sejak tiga pekan lalu.

"Ini betul pakaian dan jilbab adik saya," kata Herianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diculik Selama 3 Minggu, Jasad PNS PU Aprianita Dicor di Kuburan Orang

Diculik Selama 3 Minggu, Jasad PNS PU Aprianita Dicor di Kuburan Orang

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 10:52 WIB

Ternyata, Ini Motif Pembunuhan Sadis di Bangkalan

Ternyata, Ini Motif Pembunuhan Sadis di Bangkalan

Jatim | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Mau Dicerai Suami Jika Anak Tak Gemuk, Motif Nur Cekoki Bayinya Air Galon

Mau Dicerai Suami Jika Anak Tak Gemuk, Motif Nur Cekoki Bayinya Air Galon

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 18:39 WIB

Hidung Dibekap, Nur Cekoki Balitanya Pakai Air Galon hingga Tewas

Hidung Dibekap, Nur Cekoki Balitanya Pakai Air Galon hingga Tewas

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 18:00 WIB

Kasus Pembunuhan Sadis Terkuak, Pelaku Akui Arahkan Celurit ke Leher Korban

Kasus Pembunuhan Sadis Terkuak, Pelaku Akui Arahkan Celurit ke Leher Korban

Jatim | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 01:55 WIB

Sadis! Pemotor Tewas Dengan Leher Hampir Putus dan Jantung Nyaris Keluar

Sadis! Pemotor Tewas Dengan Leher Hampir Putus dan Jantung Nyaris Keluar

Jatim | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:36 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×