Peringatan Sumpah Pemuda, Jabar Luncurkan Kampanye #SenyumKarena

Fabiola Febrinastri

Selasa, 29 Oktober 2019 | 08:47 WIB
Peringatan Sumpah Pemuda, Jabar Luncurkan Kampanye #SenyumKarena
Kampanye #SenyumKarena di Jabar. (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Peringatan Sumpah Pemuda kali ini, dirayakan berbeda oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, yakni dengan meluncurkan kampanye #SenyumKarena, di SMK Negeri 11 Kota Bandung, Senin (28/10/2019). Kampanye tersebut mendorong ekosistem di sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, sampai penjaga sekolah, untuk berbagi pengalaman positif.

Pembenahan pendidikan yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat melalui Disdik Provinsi Jabar sejatinya sudah menyentuh aset fundamental, yakni manusia-manusia di lingkungan pendidikan itu sendiri. Salah satunya dengan meluncurkan Jabar Masagi.

Jabar Masagi merupakan program yang bertujuan menguatkan fondasi generasi muda di Jabar dengan nilai-nilai pendidikan karakter. Hal itu terlihat dari pengembalian pendidikan budi pekerti yang berdampak pada perilaku sosial.

Peserta didik pun diharapkan dapat menjadi manusia berbudaya yang memiliki kemampuan untuk bisa belajar merasakan (surti/rasa), belajar melakukan (bukti), belajar hidup bersama (bakti/dumadi nyata), dan belajar memahami (harti/karsa).

Menurut Kepala Disdik, Jabar Dewi Sartika, kampanye #SenyumKarena, yang merupakan salah satu modul dalam Jabar Masagi, mendorong semua pihak di sekolah, mulai dari kepala sekolah, siswa, sampai penjaga sekolah, untuk mengingat sekaligus menulis pengalaman-pengalaman yang menggembirakan.

"Ini jadi salah satu rangkaian kita bagaimana menyelesaikan modul-modul untuk Jabar Masagi," kata Dewi.

"Bentuk ekspresif adalah senyum. Senyum ini bukan senyum baik, tapi ini senyumnya karena apa. Misal, saya senyum karena melihat kamu cantik. Lebih mengekspresikan kegiatan dalam hati dengan sesuatu yang lebih positif, sehingga siswa lebih kreatif, dan senang di sekolah," lanjutnya.

Anggota Divisi Pemberdayaan dan Gerakan Tim Jabar Masagi, Sandy Fendrian menyatakan hal serupa. Menurut dia, kampanye #SenyumKarena mendorong semua pihak mengingat pengalaman positif dan membagikannya, supaya semua elemen di sekolah saling memahami.

"Yang jadi latar belakang adalah permasalahan kesehatan mental di kalangan remaja. Sederhananya, masalah kesehatan mental bukan muncul dari pengalaman negatif, tetapi karena banyak remaja yang kesulitan dalam menghargai pengalaman positifnya," kata Sandy.

baca juga

"Harapannya mereka bisa terus mengingat kejadian positif. Kalau sekarang ditanya Senyum Karena, maka mereka akan mencari pengalaman positif yang dialami. Nanti, ketika mereka sudah mulai berbagi semua hal-hal positif, mereka akan bisa memahami orang lain," imbuhnya.

Sandy pun berharap kampanye #SenyumKarena dapat diadopsi oleh semua sekolah di Jabar. Misalnya, dengan menyediakan pojok senyum di gerbang sekolah, sehingga nantinya, semua pihak mengingat, menuliskan, dan menempel pengalaman positif sebelum memulai pembelajaran.

"Misal, papan senyum di gerbang. Sebelum masuk sekolah anak-anak membagikan pengalaman positif sebelum ke sekolah. Senyum karena apa. Semua ngisi. Yang pasti ini menjadi dorongan untuk jadi kultur sekolah," ucapnya.

Kepala Sekolah SMK Negeri 11 Kota Bandung, Anne Sukmawati menyambut baik kampanye #SenyumKarena. Dia berpendapat, kampanye tersebut dapat mengembalikan identitas masyarakat Tanah Pasundan, yakni someah.

"Banyak orang menilai bahwa hard skill itu sangat penting. Memang betul begitu, tapi tidak boleh lupa bahwa soft skill juga penting dan itu dimulai dari senyum. Ini sebuah kampanye yang luar bias karena semua dimulai dengan senyum," kata Anne.

Selain menyediakan pojok senyum, kata Anne, pihaknya akan memilih warga SMK Negeri 11 Kota Bandung untuk menularkan kampanye tersebut kepada semua elemen. Dia pun berencana menjadikan pojok senyum sebagai tempat swafoto.

"Anak-anak sekarang suka selfie (swafoto). Nanti pojok itu dipakai oleh anak-anak untuk tersenyum dan mereka akan mengunggahnya ke media sosial. Pojok itu bisa menjadi semacam pengingat," katanya.

Ketua OSIS SMK Negeri 11 Kota Bandung Rani Maharani menyambut baik rencana tersebut. Menurut dia, kampanye #SenyumKarena, selain dapat menciptakan kenyamanan saat berada di sekolah, bisa meningkatkan kreativitas siswa-siswanya.

"Kalau saya sendiri, program ini bisa buat siswa di SMK 11 sendiri untuk meningkatkan kreativitas. Dengan menebar pengalaman positif dan aura positif, siswa akan lebih nyaman dan tenang saat berada di sekolah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Lifestyle Menarik: Asal-usul Sumpah Pemuda, Bibir Jin BTS

5 Berita Lifestyle Menarik: Asal-usul Sumpah Pemuda, Bibir Jin BTS

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2019 | 20:24 WIB

Deretan Bangunan Bersejarah Ini Jadi Saksi Lahirnya Naskah Sumpah Pemuda

Deretan Bangunan Bersejarah Ini Jadi Saksi Lahirnya Naskah Sumpah Pemuda

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2019 | 18:51 WIB

AHY Tulis Ucapan Hari Sumpah Pemuda: Takutlah saat Kehilangan Logika

AHY Tulis Ucapan Hari Sumpah Pemuda: Takutlah saat Kehilangan Logika

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 18:21 WIB

5 Fakta Menarik Mengenai Asal Usul Hari Sumpah Pemuda, Kamu Sudah Tahu?

5 Fakta Menarik Mengenai Asal Usul Hari Sumpah Pemuda, Kamu Sudah Tahu?

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Rayakan Sumpah Pemuda, Menkominfo: Unicorn Kita Masih Dikelola Asing

Rayakan Sumpah Pemuda, Menkominfo: Unicorn Kita Masih Dikelola Asing

Tekno | Senin, 28 Oktober 2019 | 16:13 WIB

Youth Innovation Summit, Jabar Beri Penghargaan pada Pemuda Berprestasi

Youth Innovation Summit, Jabar Beri Penghargaan pada Pemuda Berprestasi

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:58 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×