Nico Siahaan PDIP Diperiksa KPK soal Kasus Pencucian Uang

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:53 WIB
Nico Siahaan PDIP Diperiksa KPK soal Kasus Pencucian Uang
Anggota DPR RI Komisi I Fraksi PDIP, Nico Siahaan, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait sumber uang Rp 250 juta yang digunakan untuk kegiatan sumpah pemuda partai tersebut tahun 2018. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Anggota DPR RI Komisi I Fraksi PDIP, Nico Siahaan, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait sumber uang Rp 250 juta yang digunakan untuk kegiatan sumpah pemuda partai tersebut tahun 2018.

Untuk diketahui, uang tersebut diduga diberikan oleh mantan Bupati Cirebon Sunjaya Puwardi Sastra, yang kini telah dijerat KPK dalam kasus suap jual beli jabatan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Menurut saya itu adalah (uang) gotong-royong sebenarnya. Menurut saya wajar dilakukan oleh anggota organisasi. Saya rasa ini merupakan hal yang lumrah dilakukan. Ya kan gotong-royong, enggak mungkin kan kami menghalangi kalau ada yang mau gotong-royong," kata Nico di lobi gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).

Meski begitu, Nico mengaku tak mengetahui uang yang diterimanya dari Sunjaya itu hasil korupsi.

Menurut Nico, bukan hanya Sunjaya yang memberikan uang sumbangan untuk acara tersebut, tapi juga kader lainnya.

"Saya tidak tahu uangnya dari mana. Itu adalah sumbangan dia (Sunjaya), kami enggak tanya satu-satu. Kira-kira begitu," ucap Nico.

Nico merupakan ketua panitia dalam acara kegiatan sumpah pemuda PDIP tahun 2018. Kekinian, Nico telah mengembalikan uang Rp 250 juta yang diterimanya dari Sunjaya kepada KPK.

"Sudah, sudah dikembalikan," kata Nico.

Nico  diperiksa KPK untuk melengkapi berkas Eks Bupati Cirebon Sunjaya. Sebab, Sunjaya kembali ditetapkan sebagai tersangka TPPU dengan nilai mencapai Rp 51 miliar.

baca juga

Uang hasil suap dan gratifikasi tersebut disamarkan Sunjaya dengan disimpan pada rekening atas nama orang lain, serta dielikan aset berupa tanah dan 7 mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPPU Bupati Cirebon, Nico Siahaan Ungkap Ada Aliran Duit ke PDIP

TPPU Bupati Cirebon, Nico Siahaan Ungkap Ada Aliran Duit ke PDIP

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:13 WIB

KPK Periksa Politisi PDIP Nico Siahaan

KPK Periksa Politisi PDIP Nico Siahaan

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 11:07 WIB

KPK Sebut Menteri Kabinet Indonesia Maju Belum Ada yang Serahkan LHKPN

KPK Sebut Menteri Kabinet Indonesia Maju Belum Ada yang Serahkan LHKPN

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 20:46 WIB

Kasus e-KTP, Eks Anggota DPR RI Markus Nari Dituntut 9 Tahun Penjara

Kasus e-KTP, Eks Anggota DPR RI Markus Nari Dituntut 9 Tahun Penjara

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:50 WIB

Suap Proyek Meikarta, KPK Perpanjang Penahanan Sekda Jabar Iwa Karniwa

Suap Proyek Meikarta, KPK Perpanjang Penahanan Sekda Jabar Iwa Karniwa

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:45 WIB

Setor LHKPN saat Jabat Kapolda Metro, Ini Total Kekayaan Tito Karnavian

Setor LHKPN saat Jabat Kapolda Metro, Ini Total Kekayaan Tito Karnavian

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:34 WIB

Terkini

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×