Pemprov - Petani Ingin Bawa Lagi Masa Jaya Rumput Laut di Kepulauan Seribu

Fabiola Febrinastri

Senin, 04 November 2019 | 08:50 WIB
Pemprov - Petani Ingin Bawa Lagi Masa Jaya Rumput Laut di Kepulauan Seribu
Ilustrasi hasil rumput laut dari Kepulauan Seribu. (Dok : Pemrov DKI)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan petani bersemangat untuk membawa kembali masa jaya produksi rumput laut di Kepulauan Seribu.

Baru-baru ini, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta kini tengah menggiatkan kembali produksi rumput laut di Kepulauan Seribu, terutama di Pulau Panggang, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Lancang. Upaya ini dilakukan dengan pembagian 4.000 kilogram benih rumput laut bagi para petani di keempat pulau tersebut.

“Budi daya rumput laut harus diaktifkan kembali, karena potensi ekonominya masih sangat besar, terutama karena Indonesia mengandalkan rumput laut menjadi komoditas andalan untuk ekspor,” ujar Bupati Administrasi Kepulauan Seribu, Husein Murad, baru-baru ini.

Ternyata bukan melulu alasan ekspor, budi daya rumput laut di Kepulauan Seribu terasa penting untuk kembali dikembangkan, karena rumput laut dari sini pernah menjadi primadona. 

Selain memberikan bantuan bibit, Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di pulau lainnya, agar bisa mendapat keuntungan dan manfaat yang sama dengan petani rumput laut di Pulau Panggang, Tidung, Pari, dan Lancang. Keempat pulau tersebut memang dijadikan percontohan.

Pada kesempatan lain, Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Risnadi, mengatakan, kondisi perairan di pesisir Pulau Pari dan Pulau Panggang merupakan lokasi yang paling ideal untuk produksi rumput laut.

“Produksi rumput laut sebenarnya sederhana dan mudah dilaksanakan oleh siapa pun. Produksinya sangat bergantung pada kualitas air lautnya. Jika tercemar, sudah pasti itu tidak akan tumbuh dengan baik,” jelas Risnadi.

Saat ini, sekitar 50 petani sudah menanam rumput laut di sekitar perairan Karang Lebar. Setelah ada perhatian dari pemerintah, para petani tersebut bersemangat untuk membawa kembali masa jaya hasil laut yang satu ini, yang pernah menjadi primadona. Produksi rumput laut yang berasal dari Kepulauan Seribu pernah berada pada masa kejayaan di tahun 1990-an.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berburu Cinta di Pohon Jodoh Kepulauan Seribu

Berburu Cinta di Pohon Jodoh Kepulauan Seribu

News | Senin, 04 November 2019 | 08:02 WIB

Asyik, UMP DKI Jakarta 2020 Naik Jadi Rp 4,2 Juta

Asyik, UMP DKI Jakarta 2020 Naik Jadi Rp 4,2 Juta

Foto | Sabtu, 02 November 2019 | 17:30 WIB

Gubernur Anies Janji akan Tambah Bus Listrik nan Ramah Lingkungan

Gubernur Anies Janji akan Tambah Bus Listrik nan Ramah Lingkungan

News | Jum'at, 01 November 2019 | 18:45 WIB

Ayo Cegah Polusi Udara Ibu Kota Lewat Kepedulian Bersama

Ayo Cegah Polusi Udara Ibu Kota Lewat Kepedulian Bersama

News | Jum'at, 01 November 2019 | 18:25 WIB

Sesuai Instruksi Gubernur, Pemprov DKI Perketat Uji Emisi Kendaraan Umum

Sesuai Instruksi Gubernur, Pemprov DKI Perketat Uji Emisi Kendaraan Umum

News | Jum'at, 01 November 2019 | 18:09 WIB

Kepulauan Seribu Jadi Digital Island, Dipasangi ATM Hingga EDC

Kepulauan Seribu Jadi Digital Island, Dipasangi ATM Hingga EDC

Bisnis | Jum'at, 01 November 2019 | 06:10 WIB

Terkini

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×