Array

Polemik Ucapan Salam Semua Agama, Menag Fachrul Razi: Enggak ah Takut Salah

Senin, 11 November 2019 | 17:59 WIB
Polemik Ucapan Salam Semua Agama, Menag Fachrul Razi: Enggak ah Takut Salah
Menteri Agama Fachrul Razi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/11). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Menteri Agama Fachrul Razi enggan memberikan komentar soal Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur, yang mengimbau agar pejabat publik beragama Islam tak mengucapkan salam lain selain assalamualaikum saat berpidato.

Fachrul Razi yang sepekan terakhir menuai kontroversi karena mewacanakan pelarangan cadar di instansi pemerintah ini mengakui, belum mendapatkan informasi perihal ucapan salam lintas agama tersebut.

"Enggak boleh menanggapi sesuatu yang kita enggak dengar," ujar Fachrul di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (11/11/2019).

Awak media terus mendesak Fachrul untuk menanggapi imbauan MUI Jatim yang kontroversial tersebut. Namun, ia berkukuh tak mau berkomentar.

Sembari memasuki mobil, Fachrul menegaskan tak mau memberi tanggapan karena mengklaim belum mendapat informasi.

"Bapak tidak akan pernah mau menanggapi sesuatu, yang bapak belum dengar. Kalau hanya katanya-katanya, enggak mau bapak, nanti salah," ucap dia.

Awak media lantas bertanya apakah Fachrul akan tetap memberikan salam lintas agama saat berpidato?

"Katanya-katanya, nggak mau bapak, nanti salah," kata dia.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menerbitkan imbauan yang terbilang kontroversial, yakni umat Islam dan pejabat publik menghindari pengucapan salam semua agama dalam pidato sambutan pada acara resmi.

Baca Juga: Khatib Suriyah PWNU Jatim Dukung Pernyataan MUI Soal Salam Lintas Agama

Imbauan yang dikeluarkan MUI Jatim terkait fenomena pengucapan salam lintas agama dalam sambutan di acara Resmi.

Imbauan itu termuat dalam surat edaran yang ditandatangani Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori dan Sekretaris Umum Ainul Yaqin tertanggal 8 November 2019.

“Mengingat bahwa ucapan salam mempunyai keterkaitan dengan ajaran yang bersifat ibadah,” tulis penggalan pembuka surat yang diterima Jatimnet.com--jaringan Suara.com, Minggu (10/11/2019) malam.

Selanjutnya, Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jawa Timur merujuk pada rekomendasi Rakernas MUI pada 11-13 Oktober 2019 di Nusa Tenggara Barat menyampaikan taushiyah dan pokok-pokok pikiran.

Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori dalam keterangannya menyebut ucapan salam semua agama sebagai bagian implementasi toleransi antar beragama bukan dengan menggabungkan, menyeragamkan, atau menyamakan doa yang berbeda.

“Tetapi toleransi adalah kesiapan menerima adanya perbedaan dengan cara bersedia untuk hidup bersama di masyarakat dengan prinsip menghormati masing-masing pihak yang berbeda,” lanjut Buchori dalam keterangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI