Jika Ahok Jadi Bos Pertamina, Pendiri PAN: Mafia bakal Kepanasan

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 14 November 2019 | 16:07 WIB
Jika Ahok Jadi Bos Pertamina, Pendiri PAN: Mafia bakal Kepanasan
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok (YouTube/ Panggil Saya BTP)

Suara.com - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha menyebut banyak mafia akan gusar jika Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menjadi bos Pertamina.

Hal ini ia sampaikan dalam kicauan di akun jejaring sosial Twitter @AT_AbdillahToha, Rabu (13/11/2019).

"Bila nanti berita ini benar, bakal banyak mafia penetek susu Pertamina yang kepanasan," tulis Abdillah Toha.

Ia juga menyinggung kasus korupsi di salah satu anak perusahaan Pertamina yang sulit dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Baru kemarin KPK bilang kesulitan membongkar korupsi besar anak perusahaan Pertamina Petral yang sudah dibubarkan, karena pihak Singapore tidak mau membuka datanya," imbuh Abdillah Toha.

Berdasarkan pantauan Suara.com, sudah ada lebih dari 3 ribu warganet memberikan like di unggahan Abdillah Toha ini pada Kamis (14/11/2019) siang. Bahkan ada 900 retweet di sana.

Komentar warganet yang menanggapi kicauan Abdillah Toha ini terpecah menjadi dua sisi. Ada yang mendukung Ahok menjadi bos di BUMN, khususnya Pertamina.

Pendiri PAN Abdillah Toha sebut mafia akan kepanasan jika Ahok jadi bos Pertamina (twitter @AT_AbdillahToha)
Pendiri PAN Abdillah Toha sebut mafia akan kepanasan jika Ahok jadi bos Pertamina (twitter @AT_AbdillahToha)

Seperti komentar seorang warganet yang mengatakan, "Semoga pak Erick Thohir bisa menempatkan BTP mengurangi impor (BBM), yg selama ini menjadi penyumbang terbesar defisit neraca perdagangan Indonesia. Mengurangi impor BBM, pmbangunan kilang minyak bisa dipercepat dan menjadi prioritas, agar lifting produksi minyak bisa meningkat."

Namun ada juga warganet yang pesimis jika Ahok benar menjadi bos Pertamina.

"Saya tidak akan berharap banyak kali ini. Kursi di BUMN energi terkenal sangat panas. Kian besar keinginan memerbaiki, akan kian besar pula kekuatan yang menghadangnya. Kisah-kisah terdahulu sudah mengabarkan kita kesimpulan itu," tulis warganet lain.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan eks Direktur Utama, Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), Bambang Irianto (BTO) sebagai tersangka perkara dugaan suap kegiatan perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES), subsidiary company PT. Pertamina (Persero).

Bambang diduga menerima suap sebesar USD 2,9 juta dari Kernel Oil selama periode 2010 sampai 2013. Penerimaan suap itu dilakukan Bambang melalui perusahaan cangkang yang didirikan di British Virgin Island bernama SIAM Group Holding Ltd.

Atas dugaan tersebut, BTO disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief mengaku bahwa banyak dorongan kepada KPK agar terus mengungkap kasus ini.

"Dalam perkara ini ditemukan bagaimana alur suap dilakukan lintas negara dan menggunakan perusahaan cangkang di yurisdiksi asing yang masuk dalam kategori tax haven countries," kata Laode di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bila Ahok Resmi Jadi Bos BUMN, Sandiaga: Masyarakat Wajib Dukung

Bila Ahok Resmi Jadi Bos BUMN, Sandiaga: Masyarakat Wajib Dukung

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 15:07 WIB

Dinilai Pantas Pegang BUMN, Erick Thohir: Ahok Rekam Jejaknya Jelas

Dinilai Pantas Pegang BUMN, Erick Thohir: Ahok Rekam Jejaknya Jelas

News | Kamis, 14 November 2019 | 13:32 WIB

Ahok Bakal jadi Bos BUMN, Demokrat Singgung Status Eks Napi

Ahok Bakal jadi Bos BUMN, Demokrat Singgung Status Eks Napi

News | Kamis, 14 November 2019 | 13:13 WIB

Terkini

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:02 WIB

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:37 WIB

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:29 WIB

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:21 WIB