Kisruh Pidato Sukmawati, Fahri Hamzah Ungkap Akar Islam Bung Karno

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 19 November 2019 | 11:21 WIB
Kisruh Pidato Sukmawati, Fahri Hamzah Ungkap Akar Islam Bung Karno
Sukmawati Soekarnoputri, putri mendiang Presiden pertama RI Soekarno, menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Kamis (5/4).

Suara.com - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjelaskan kesalahan Sukmawati berkaitan dengan pidatonya yang dianggap menista agama. Ia juga mengungkap perbedaan Sukmawati dengan sosok Soekarno.

Melalui kicauan yang diunggah ke akun Twitter @Fahrihamzah, Selasa (19/11/2019), Fahri menjelaskan bahwa anak dan cucu Soekarno dari Fatmawati memang memiliki peran dan akar Islam yang kuat.

"Anak-anak Bung Karno yang berperan kebanyakan adalah putri dan cucu Bu Fatmawati yang punya akar Islam Sumatera yang kuat. Bung Karno sendiri. Selama pelarian di Sumatra terpengaruh paling kuat dengan ide Islam. Beliau akhirnya menjadi guru di perguruan Muhammadiyah," ucap Fahri Hamzah.

Ia kemudian menjelaskan kelebihan Soekarno yang dapat bersahabat dengan para pemimpin dari berbagai negara.

Fahri mengatakan, "Kelebihan Bung Karno adalah karena ia membaca semua hal. Masa-masa dalam penjara membuat beliau punya banyak waktu membaca buku khazanah Timur, Barat dan Islam. Di timur dia bersahabat dengan para pemimpin-pemimpin negara Asia-Afrika dan di Barat ia menjadi sahabat pemimpin negara-negara Amerika".

Bung Karno juga dianggap sebagai pahlawan di negara-negara Islam di Timur Tengah. Ini berdasarkan cerita Fahri saat berkunjung dan menemukan nama Soekarno yang diabadikan menjadi nama jalan di sana.

Pria yang mendirikan Partai Gelora ini berpendapat bahwa akar Islam Soekarno belum banyak terungkap.

"Sebenarnya ada problem “perebutan identitas” pada diri Bung Karno. Orang-orang merasa bahwa Bung Karno mewakili pikirannnya. Beliau dianggap kiri, kadang-kadang kanan, marhaen, Islam dll. Tapi sangat disayangkan bahwa akar Islam beliau kurang terungkap, 'Dari rumah Tjokro sampai Sumatera'," menurut Fahri.

Ia kemudian menyarankan, "kepada anak dan cucu Bung Karno agar sedikit ke tengah. Jangan terlalu ke kiri. Seperti Mbak puan, akar Islam sumateranya lebih kuat karena Pak Taufik Kiemas ayah beliau adalah anak keturunan Masyumi. Akan menarik menyaksikan varian baru itu".

baca juga
Fahri Hamzah ungkap kesalahan Sukmawati hingga kelebihan Soekarno (twitter @Fahrihamzah)
Fahri Hamzah ungkap kesalahan Sukmawati hingga kelebihan Soekarno (twitter @Fahrihamzah)

Kontroversi pidato Sukmawati, menurut Fahri patut dijadikan contoh pelajaran tidak hanya bagi anak dan cucu Soekarno, tapi juga kita semua.

"Akhirnya, kasus pidato Sukma yang kontroversial yang justru bertepatan pada hari kita merayakan ke-107 ulang tahun Muhammadiyah adalah pelajaran penting tentang warna Islam proklamator kita itu. Tidak saja anak cucunya, kita pun perlu belajar lagi. Agar jangan salah," ucapnya.

Menurut Fahri, kesalahan Sukmawati adalah karena tidak mengerti beda antara Nabi sebagai utusan Tuhan dan tokoh negara pada umumnya.

"Itulah beda anak dengan bapak. Soekarno adalah negarawan besar sementara Sukma dalam kebingungan besar. Mari kita perbanyak bacaan. Mari ambil pelajaran," kata Fahri.

Sebelumnya, Sukmawati Soekarnoputri, putri Presiden Pertama RI Soekarno dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penistaan agama, Jumat (15/11/2019) terkait pidatonya dalam sebuah diskusi bertema "Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkap Radikalisme dan Berantas Terorisme”.

Laporan tersebut tertuang dalam nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 15 November 2019. Adapun pasal yang disangkakan dengan Pasal 156A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.

Salah satu pelapor Sukmawati yakni seorang advokat bernama Ratih Puspa Nusanti yang merupakan salah satu anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi). Dalam laporan tersebut tercatat pula Novel Bamukmin sebagai salah satu saksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gun Romli: Kasus Sukmawati Sengaja Digoreng PA 212 dan FPI, Biar Eksis!

Gun Romli: Kasus Sukmawati Sengaja Digoreng PA 212 dan FPI, Biar Eksis!

News | Selasa, 19 November 2019 | 10:19 WIB

Fadli Zon Ungkap Jabatan Soekarno di Muhammadiyah

Fadli Zon Ungkap Jabatan Soekarno di Muhammadiyah

News | Selasa, 19 November 2019 | 09:33 WIB

Sukmawati Kembali Dilaporkan Polisi soal Perbandingan Rasul dan Bung Karno

Sukmawati Kembali Dilaporkan Polisi soal Perbandingan Rasul dan Bung Karno

News | Senin, 18 November 2019 | 21:13 WIB

Terkini

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:29 WIB

Ketua BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan LKPP 2025 ke DPR, Bapanas Jadi Satu-satunya Raih WDP

Ketua BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan LKPP 2025 ke DPR, Bapanas Jadi Satu-satunya Raih WDP

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:14 WIB

DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030

DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:00 WIB

Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan

Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:39 WIB

Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya

Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:19 WIB

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:11 WIB

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:07 WIB

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:02 WIB

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:00 WIB

Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan

Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:50 WIB

×